Berita

Siswa-siswa SMA kelas X dan XI saat mengikuti program yang diselenggarakan oleh Faculty of Life Sciences and Technology (FLST), Swiss German University (SGU), pada 24–26 Juni 2025 di kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang Selatan/Istimewa

Nusantara

Lewat LST, SGU Beri Pengalaman Baru ke Siswa SMA Soal Dunia Sains dan Teknologi

SABTU, 28 JUNI 2025 | 04:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejumlah siswa SMA kelas X dan XI dari berbagai wilayah di Indonesia mendapat pengalaman ilmiah saat mengikuti LST Summer School 2025 – DY/DX (Dare Yourself, Dive into Xperience).

Program yang diselenggarakan oleh Faculty of Life Sciences and Technology (FLST), Swiss German University (SGU) ini digelar pada 24–26 Juni 2025 di kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Selama tiga hari, para siswa terlibat dalam serangkaian aktivitas edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. 


Hari pertama diawali dengan Fun Science Games dari Rumah Sains Ilma, yang merupakan ajang pemanasan bagi para peserta untuk membangun semangat tim dan berpikir kreatif.

Di sini, para siswa mengikuti sejumlah workshop bertema riset ilmiah, seperti Be a Young Researcher yang mengenalkan langkah awal penelitian, What’s Your (Research) Problem? guna mengasah kemampuan merumuskan masalah, serta Write-It-Right! yang mengajarkan teknik menulis literatur ilmiah menggunakan dukungan teknologi AI dengan kaidah yang benar. 

Memasuki hari kedua, para siswa diajak langsung ke dunia laboratorium untuk memahami dan melakukan eksperimen ilmiah. 

Peserta diperkenalkan kepada teknik pengukuran berat dan panjang, tekanan darah, tingkat keasaman atau pH suatu larutan dan konduktivitas cairan. Setelah itu melakukan tiga eksperimen utama yang menjadi sorotan hari itu: Bobalogy (eksperimen pembuatan popping boba dengan prinsip gelatinisasi), See the Invisible (perakitan sensor polusi udara sederhana), dan Fizzy Bubbles (peracikan tablet effervescent)..

Pada hari terakhir, peserta dibawa keluar dari ruang kelas untuk mengunjungi pabrik kopi lokal Kopi SH di Tangerang.

Di tempat itu, para siswa mempelajari proses produksi dari bahan mentah hingga produk jadi, sekaligus memahami bagaimana prinsip ilmiah diterapkan dalam industri pangan. 

“Melibatkan siswa SMA dalam proses riset nyata adalah investasi masa depan bangsa. Melalui pengalaman imersif ini, mereka belajar berpikir kritis dan inovatif, dua kualitas kunci di era industri 5.0,” kata Rektor SGU, Samuel P. Kusumocahyo, dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat, 27 Juni 2025. 

Senada dengan itu, Dekan Faculty of Life Sciences and Technology, Hery Sutanto menjelaskan, dengan cara ini, siswa memiliki pengalaman baru dalam melihat dunia.

“LST Summer School menjembatani pendidikan menengah dan tinggi dengan cara menyenangkan, lintas disiplin, dan sarat praktik. Kami ingin menyalakan rasa ingin tahu sekaligus memperlihatkan betapa luasnya peluang karier di bidang life sciences," kata Hery.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya