Berita

Jemaah haji asal Indonesia/Kemenag

Dunia

Dua Kloter Jemaah Haji yang Tertahan Perang Iran-Israel Sudah Tiba di Tanah Air

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 21:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dua kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang sempat tertunda pulang kini sudah tiba di Indonesia.

Mereka tiba di Tanah Air dengan selamat setelah sebelumnya tidak bisa pulang karena penutupan penerbangan akibat konflik Iran-Israel.

"Jemaah kloter 43 dan 44 debarkasi Surabaya (SUB 43 dan 44) yang sempat tertunda penerbangannya sudah berkumpul dengan keluarga,” kata Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, M Zain, Jumat, 27 Juni 2025.


Kloter Sub 43 sebelumnya terjadwal terbang pada 24 Juni 2025 dan take off pukul 03.50 waktu Arab Saudi. Sementara kloter SUB 44 dijadwalkan terbang pada 24 juni 2025 dan take off pukul 19.00 waktu Arab Saudi.

“Dua kloter ini tertunda terbang ke Surabaya dikarenakan ada penutupan di bandara Muscat sebagai imbas perang Iran-Israel,” jelas M Zain.

380 jemaah SUB 43 yang tertunda sebelumnya diinapkan di tiga hotel transit, yaitu White Diamond, Wow Hotel, dan Carwan Hotel. Sementara 380 jemaah SUB 44 diinapkan di empat hotel transit, yaitu Casablanca Hotel, Ambassador Hotel, Casadiora Hotel, dan Casadiora Raudha.

“Jemaah SUB 44 akhirnya diberangkatkan ke Tanah Air pada 25 Juni 2025, take off pukul 21.00 waktu Arab Saudi. Sedangkan jemaah ?SUB 43, diberangkatkan kembali pada 26 Juni 2025 dan take off pukul 01.00 waktu Arab Saudi,” lanjut M Zain.

Proses pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah telah berakhir pada 26 Juni 2025. Bersamaan itu dimulai proses pemulangan jemaah dari Madinah.

“Dari 525 kloter, sudah pulang 286 kloter atau 54,48 persen dengan 111.345 jemaah. Pemulangan jemaah kini terfokus dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Penerbangan terakhir pada 11 Juli 2025,” tandas M Zain.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya