Berita

Trian Yunanda berfoto bersama dengan tim dari KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek, tim PT DS Solutions International, dan para nelayan di Pantai Indah Djokerto, Trenggalek, Jawa Timur/Ist

Nusantara

Nelayan Sambut Baik Uji Coba Inovasi Teknologi Mesin Bubur Es

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 17:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Trian Yunanda menghadiri acara kegiatan uji coba mesin es bubur di Pantai Indah Djokerto, Trenggalek yang diselenggarakan oleh PT. DS Solutions International pada Kamis, 26 Juni 2025. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji performa dari es bubur apabila dibandingkan dengan es balok yang pada umumnya digunakan oleh nelayan.

“Teknologi mesin es bubur ini merupakan pendekatan baru pada rantai pendingin terutama saat pasca tangkap ikan, dimana es bubur ini dapat membekukan ikan lebih cepat apabila dibandingkan dengan es balok. Selain daripada itu, es bubur juga memiliki suhu yang lebih rendah, yakni di kisaran -3.5°C sedangkan es balok hanya sekitar -0.5°C,” ujar Trian dalam keterangannya, Jumat, 27 Juni 2025.


Artinya, es bubur dapat membuat ikan lebih beku jika dibandingkan dengan es balok. Terakhir, es bubur pun memiliki tekstur yang lumayan cair lembut seperti bubur, sehingga es bubur dapat menutupi seluruh permukaan ikan yang dibekukan. Apabila menggunakan es balok; maka para nelayan harus menggunakan tambahan air untuk menutupi seluruh permukaan ikan, dan ini pun tidak akan mencapai suhu serendah es bubur.

Mesin es bubur sudah sampai di lokasi sejak hari Senin, 23 Juni 2025 dan diuji di lapangan sejak Selasa keesokan harinya. 

Es bubur yang dihasilkan dari mesin es bubur ini kemudian dimasukan ke dalam coolbox dan dibawa oleh nelayan untuk berlayar menangkap ikan. Selain itu, nelayan juga membawa coolbox lain yang berisi es balok ditambah dengan air untuk membandingkan performa dari masing-masing jenis es. 

Kegiatan uji coba ini dilakukan oleh dua mahasiswa sebagai peneliti independen dari Universitas Indonesia, yakni Erfito Shuhlan dan Ariel Putra Dewa Aramadhan. 

Melalui kegiatan uji coba ini, para nelayan pun memiliki respons yang positif terhadap es bubur ini. Pada hari rabu, 1 hari setelah ikan dibekukan di coolbox, salah satu nelayan membuka coolbox yang berisi es bubur dan langsung terkejut melihat kondisi ikan yang masih terlihat segar apabila dibandingkan dengan ikan yang disimpan dalam es balok. 

Kondisi ikan yang disimpan dalam es bubur masih beku, kondisi fisiknya bagus, dan tidak terlihat ada pembuluh darah dari ikan yang pecah. Sebaliknya, ikan yang disimpan dalam es balok terasa lebih lembek, di bagian mata ada pembuluh darah yang pecah, dan insangnya tidak terlihat segar. Hal ini membuat para nelayan sangat senang melihat kondisi ikan yang sangat segar saat disimpan dalam es bubur.

“Slurry ice, atau bubur es ini, baru diterapkan di indonesia dan baru pertama kali dilakukan di sini. Tentunya dari sisi ilmiah dan dari uji coba ini, kita tahu bahwa produk bubur es ini jauh lebih bagus untuk mempertahankan kesegaran ikan, yang merupakan salah satu permasalahan saat ini,” jelas Trian.

Dalam kegiatan uji coba ini, PT DS Solutions International berkomitmen untuk memberikan inovasi teknologi terbaik untuk rantai pendingin. Direktur operasional PT DS Solutions International, Vriky Adiputra, menyebutkan bahwa teknologi mesin es bubur ini diharapkan menjadi salah satu inovasi teknologi untuk mendukung ekonomi biru Indonesia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya