Berita

Unggahan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva/Tangkapan layar RMOL

Dunia

Presiden Brasil Ungkap Kesedihan atas Meninggalnya Juliana Marins di Rinjani

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meninggalnya pendaki asal Brasil Juliana Marins di Gunung Rinjani mengundang kesedihan mendalam di negara asalnya.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Brasil menyampaikan rasa duka dan apresiasi kepada tim penyelamat Indonesia atas usaha mereka.

"Setelah empat hari pencarian yang penuh tantangan karena cuaca buruk, medan berat, dan jarak pandang terbatas, tim dari Basarnas akhirnya menemukan turis asal Brasil yang terjatuh ke jurang sedalam ratusan meter di kawasan Gunung Rinjani," tulis pernyataan itu, dikutip dari The Guardian, Jumat 27 Juni 2025.


Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva juga menyampaikan belasungkawa. 

“Saya menerima kabar meninggalnya Juliana Marins dengan sangat sedih,” kata Lula dalam unggahannya di media sosial X.

Ia menambahkan, perwakilan diplomatik Brasil di Indonesia akan terus memberikan bantuan kepada keluarga Marins di masa sulit ini.

Marins, 26 tahun, sebelumnya dinyatakan hilang pada Sabtu 21 Juni 2025, saat mendaki Gunung Rinjani, gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia. Proses pencariannya sempat terkendala cuaca dan kondisi medan. Tim penyelamat akhirnya menemukan tubuhnya yang tidak bergerak melalui pantauan drone, dan berhasil mengevakuasi jenazahnya pada Rabu.

Marins diketahui sedang dalam perjalanan keliling Asia Tenggara. Sebelum ke Lombok, ia sempat mengunjungi Thailand dan Vietnam.

Ia mendaki Gunung Rinjani bersama lima teman dan seorang pemandu pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WITA. Menurut keterangan pihak taman nasional dan rekan-rekannya, Marins terjatuh dari tebing curam di sekitar jalur pendakian dekat kawah gunung.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya