Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024 Prasetyo Edi Marsudi/Ist

Politik

Prasetyo Bantah Pernyataan Beathor Suryadi soal Dokumen Jokowi

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 23:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan politikus senior PDIP Beathor Suryadi soal dugaan ijazah Joko Widodo alias Jokowi dicetak ulang di  Pasar Pramuka, Jakarta Pusat menjelang pencalonan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012, dibantah politikus PDIP lainnya, Prasetyo Edi Marsudi.

Prasetyo menegaskan bahwa Beathor tidak pernah masuk ke dalam tim pemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) pada Pilgub DKI Jakarta 2012.

“Seingat dan sepengetahuan saya, tidak ada nama Bung Beathor Suryadi masuk di dalam tim pemenangan Jokowi-Ahok yang kala itu diajukan secara resmi oleh PDI Perjuangan dan Gerindra ke KPU DKI,” ujar Prasetyo kepada para wartawan, Kamis 26 Juni 2025. 


Prasetyo mengatakan, pada Pilgub DKI 2012, dirinya ditugaskan DPP PDI Perjuangan sebagai Bendahara Tim Pemenangan Jokowi-Ahok. Saat itu, tim resmi pemenangan Jokowi-Ahok terdiri dari kader PDI Perjuangan dan Partai Gerindra sebagai partai koalisi.

Prasetyo kemudian menjelaskan terkait proses yang dilakukan tim pemenangan untuk melengkapi persyaratan administrasi ke KPU DKI Jakarta untuk mengajukan Jokowi-Ahok sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur kala itu. 

“Beberapa orang yang ditugaskan melengkapi persyaratan administrasi dan mendaftarkan pasangan Jokowi-Ahok ke KPU DKI Jakarta, antara lain Marihot Napitupulu yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sekretariat Tim Pemenangan, M Syarif dari Gerindra, dan Isnaini dari Solo," ungkap Prasetyo yang menjabat Ketua DPRD DKI periode 2014-2024.

Atas dasar itu, Prasetyo mempertanyakan manuver politik Beathor yang kini tiba-tiba muncul mengeluarkan rentetan pernyataan seakan-akan dirinya sebagai pihak yang paling mengetahui proses Pilgub DKI 2012.

Prasetyo mempertanyakan dasar Beathor membuat pernyataan terkait dokumen pendaftaran Jokowi-Ahok.

"Ada apa Bung Beathor dengan PDI Perjuangan? Apalagi dalam sepengetahuan saya, dia tidak pernah terlibat sejak awal di tim resmi," kata Prasetyo.

Prasetyo mengungkapkan, Beathor mendapatkan informasi yang salah terkait Pilgub DKI 2012. Sebab, rentetan pernyataan yang dilontarkan Beathor bukan berdasarkan pengalaman, melainkan berdasarkan informasi dari pihak lain yang belum pasti kebenarannya. 

"Apa yang disampaikan sebetulnya kan hanya 'katanya' dan 'katanya'. Lalu katanya siapa?" kata Prasetyo.  

Seperti diketahui, Beathor selain sebagai kader PDI Perjuangan juga pernah dilantik sebagai salah satu petinggi di Kantor Staf Kepresidenan (KSP). 

Pernyataan Prasetyo ini menjadi klarifikasi resmi terhadap berbagai pernyataan Beathor yang belakangan viral terkait proses pendaftaran Jokowi-Ahok di Pilgub DKI 2012.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya