Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pasar Waspadai Sikap The Fed, Rupiah Tekan Dolar ke Level Rp16.282

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 11:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah kembali menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Kamis pagi 26 Juni 2025, mata uang Garuda berhasil menekan Dolar 0,11 persen ke posisi Rp16.282 per Dolar AS.

Meski demikian, pasar global masih dibayangi oleh ketidakpastian arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelaku pasar tengah mencermati perkembangan ekonomi AS dan pernyataan terbaru dari Ketua The Fed, Jerome Powell.


Dalam sidang Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell mengingatkan bahwa kebijakan tarif tinggi yang didorong Presiden Donald Trump dapat memicu lonjakan inflasi pada musim panas ini. 

“Periode tersebut akan menjadi kunci bagi pertimbangan bank sentral AS dalam memangkas suku bunga,” kata Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis 26 Juni 2025.

Menurut Ibrahim, Powell mendapat tekanan dari anggota Partai Republik terkait alasan The Fed belum memangkas suku bunga, seperti yang didesak oleh Presiden Trump. 

Namun dalam pernyataannya Powell menegaskan bahwa ketidakpastian atas dampak kebijakan tarif dan kondisi pasar tenaga kerja yang masih solid membuat The Fed belum merasa perlu mengambil langkah cepat.

“Saya tidak ingin memberikan sinyal soal kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan Juli atau pertemuan manapun saat ini,” ujar Powell. 

Untuk itu, Ibrahim memproyeksikan, Rupiah akan bergerak fluktuatif, namun cenderung ditutup menguat pada kisaran Rp16.250 hingga Rp16.300 di akhir perdagangan hari ini.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya