Berita

Akun Instagram Presiden Prabowo Subianto/Rep

Politik

Warganet Brasil Serbu Akun Prabowo Buntut Insiden Pendaki Jatuh di Rinjani

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 02:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet Brasil menyerbu akun Instagram Presiden Prabowo Subianto buntut kasus pendaki WNA Brasil Juliana Marins terjatuh saat mendaki di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu 21 Juni 2025.

Warganet Brasil meminta pemerintah Indonesia segera mengevakuasi Juliana.

Komentar tersebut kebanyakan bertuliskan "SOS Juliana". Ada juga warganet Brasil yang mengkritik pemerintah Indonesia yang dianggap tak sigap memberikan pertolongan.


"Di mana tim penyelamat Juliana Marins? Seorang turis Brazil yang telah hilang selama lebih dari 50 jam tanpa bantuan warga setempat! Pihak berwenang bahkan memberikan informasi palsu kepada keluarganya! Ini keterlaluan!" tulis akun @brunareisvs dengan bahasa Brasil, dikutip Rabu 25 Juni 2025.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) RI, Juri Ardiantoro angkat bicara perihal ramainya warganet Brasil  yang menyerbu akun Instagram Presiden Prabowo Subianto.

Juri Ardiantoro mengatakan, tim dari Presiden terus memantau aduan yang masuk ke Presiden Prabowo, termasuk di media sosial. Aduan tersebut akan diverifikasi untuk diberikan bantuan. 

"Sebetulnya bukan hanya kasus ini yang di Rinjani ya, tapi banyak kasus yang sampai ke Presiden yang oleh tim Bapak Presiden sedang diadvokasi," kata Juri, Rabu 25 Juni 2025.

Juri menyakini Presiden akan merespons aduan dari warganet Brasil soal evakuasi Juliana, sehingga tim akan diturunkan untuk melakukan proses evakuasi secepatnya. 

"Kemarin kami juga dari sini mengirim tim untuk membantu. Ada masyarakat yang minta perhatian Presiden melalui medsosnya, kita juga datang ini. Ada anak yang memiliki kelainan, yang kesulitan untuk mendapatkan perawatan di dalam negeri, tapi Presiden sudah ngirim tim untuk membantu sebisanya masyarakat yang membutuhkan," kata Juri.  




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya