Berita

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha/Net

Dunia

48 WNI dan Satu WNA Tiba di Jakarta Usai Dievakuasi dari Iran

RABU, 25 JUNI 2025 | 17:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia kembali memulangkan puluhan warga negara Indonesia (WNI) dari wilayah konflik. 

Setelah sebelumnya 11 WNI tiba dari Iran pada Selasa, 24 Juni 2025, hari ini, Rabu, 25 Juni 2025 sebanyak 48 WNI dan satu WNA kembali tiba di Jakarta melalui jalur evakuasi.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung lancar melalui beberapa titik transit.


“Ke-49 evacuees tersebut tiba dalam tiga penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan, dengan menggunakan Istanbul dan Doha sebagai transit sebelum menuju Jakarta,” ujar Judha dalam keterangan tertulis.

Selain dari Iran, Kemlu RI juga memfasilitasi evakuasi lima WNI lainnya dari wilayah-wilayah berisiko tinggi konflik. 

Tiga orang dievakuasi dari Yaman Utara yang saat ini berada di bawah kendali kelompok Houthi, sementara dua lainnya berasal dari wilayah Israel, yakni Tel Aviv dan Yerusalem.

Evakuasi lima WNI tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara Kemlu, KBRI Muscat, dan KBRI Amman dan mereka dijadwalkan tiba di Jakarta hari ini. 

"Kemlu dan KBRI Muscat juga mengevakuasi tiga WNI dari Yaman Utara, wilayah yg dikuasai Houthi. Kemlu dan KBRI Amman juga memfasilitasi evakuasi dua WNI yang menetap di Tel Aviv dan Yerusalem. Kelima evacuees tersebut juga akan tiba pada hari ini," ungkapnya. 

Judha menambahkan bahwa sebelum evakuasi dilakukan, KBRI Muscat dan KBRI Amman telah menetapkan status Siaga I untuk wilayah-wilayah yang dinilai berisiko tinggi, yakni Yaman Utara, Israel, dan Palestina.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya