Berita

Ilustrasi harimau/Ist

Nusantara

Tiga Sapi Diterkam Harimau di Langkat

Warga Diimbau Tak Lepas Ternak di Habitat Liar
RABU, 25 JUNI 2025 | 03:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tiga ekor sapi milik warga Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaporkan dimangsa harimau dalam sebulan terakhir. 

Kasus terbaru terjadi pada Sabtu 21 Juni 2025, di Dusun Pancasila, Desa Mekar Makmur. Seekor sapi milik warga berinisial DS ditemukan mati di areal perkebunan sawit dengan bekas serangan predator besar. 

Menanggapi kejadian itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara menerjunkan tim patroli bersama sejumlah organisasi konservasi untuk menghalau harimau yang berkeliaran. 


“Sudah 10 hari terakhir, tim kita turun ke lapangan,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Bobby Nopandry, Senin, 23 Juni 2025.

Wilayah tempat kejadian berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), yang masih menjadi habitat alami harimau sumatra. Namun, pola beternak warga yang menggembalakan ternak secara lepas kerap menimbulkan konflik dengan satwa liar. 

“Selama ini ternaknya dilepas begitu saja. Harimau tertarik karena ini habitat alaminya,” ujar Bobby. 

Ia menyebut sebagian warga mulai mengubah kebiasaan tersebut dan mulai membuat kandang. 

“Alhamdulillah, tadi sudah ada warga yang mau mengandangkannya. Kami berharap ini bisa jadi contoh," kata Bobby dikutip dari RMOLSumut.

BBKSDA bersama lembaga mitra kini tengah merancang solusi jangka panjang, seperti pembangunan kandang anti-harimau (Tiger Proof Enclosure) bagi warga di sekitar kawasan TNGL. Tujuannya untuk mencegah jatuhnya korban, baik dari sisi manusia, ternak, maupun harimau itu sendiri. 

Konflik antara manusia dan harimau menjadi salah satu ancaman utama bagi kelestarian spesies predator ini, selain perburuan liar dan rusaknya habitat akibat alih fungsi lahan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya