Berita

Presiden Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Sikap Presiden Prabowo Tentang Perang Iran-Israel Ditunggu Negara Global South

SELASA, 24 JUNI 2025 | 15:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sikap Presiden Prabowo Subianto ditunggu oleh sejumlah negara-negara yang secara historis, ekonomi, dan politik terpinggirkan alias Global South terkait perang yang terjadi saat ini antara Iran dan Israel.

Dosen Departemen Ekonomi Universitas Andalas, Profesor Syafruddin Karimi menuturkan, sikap tegas Presiden Prabowo diperlukan untuk menyatukan visi perdamaian di tengah perang global yang gejalanya mulai terlihat jelas. 

“Saya pikir pernyataan sikap Presiden Prabowo sangat ditunggu negara-negara Global South, G77, OKI, dan D8,” kata Syafruddin Karimi kepada wartawan, Selasa, 24 Juni 2025.


Prof Syafruddin menambahkan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk hampir 300 juta jiwa konsisten dengan politik luar negeri bebas aktif. 

Hal ini, lanjut Syafruddin, bisa jadi pintu dan peluang Indonesia untuk kembali menggelar Konferensi Asia Afrika, guna menghidupkan lagi kerjasama ekonomi dan perdagangan antarnegara Asia Afrika.

“Mungkin saatnya Indonesia mengadakan KAA versi 2.0. Sekitar 130 negara memiliki garis politik LN yang sama dengan Indonesia, khusus tentang sikap terhadap perjuangan rakyat Palestina,” katanya.

Menurut Syafruddin, dengan menghidupkan kembali KAA dan ditambah sikap tegas dalam konflik di Timur Tengah ini, bisa membuat Presiden Prabowo dilihat dunia dan menampilkan sisi kenegarawanannya di mata dunia.

“Kini momentum buat Presiden Prabowo menampilkan kenegarawanan Indonesia di tengah bangsa-bangsa Global South yang menunggu pemimpin negarawan,” tutupnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya