Berita

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas/RMOL

Politik

Waketum PKB Setuju KPK Buka Lagi Kasus Haji 2024

SELASA, 24 JUNI 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kembali kasus haji tahun 2024, yang menyeret mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum PKB Cucun Syamsurijal mempersilakan KPK untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan kuota haji yang dilakukan kader lebah itu.

“Ya itu kan hasil pansus yang lama, silakan jalan saja kalau hasil pansus yang lama, itu kan aparat penegak hukum,” kata Cucun kepada wartawan, Selasa, 24 Juni 2025.


Cucun menuturkan bahwa kasus dugaan korupsi kuota haji selesai dipansuskan oleh DPR RI dan pemerintah kala itu telah menerima beberapa rekomendasi dari parlemen.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Itu kan hasil DPR sama pemerintah tinggal ditindaklanjuti sama aparat penegak hukum. Ya hasil pansus itu, pansus yang kemarin,” tegasnya.

Terkait dorongan untuk KPK memanggil Yaqut Cholil Qoumas, Cucun setuju dengan hal tersebut, agar dapat diperiksa dan dimintai keterangannya soal dugaan penyelewengan kuota haji 2024.

“Ya jelas kan kalau ada hasil pansus ya dipanggil lah. Kemarin di pansus enggak hadir, tidak mungkin kalau nanti KPK akan ada tahapan ya siapa yang dipanggil dulu, kemudian keterangan-keterangan tinggal penyelidikan nanti disampaikan akan naik tahap ke sidik, KPK sudah punya tahapannya, ada hasil pansus kemarin,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya