Berita

Ketua DPR Puan Maharani (tangkapan layar/RMOL)

Politik

DPR Ingatkan APBN 2026 Harus Antisipasi Gejolak Ekonomi Global

SELASA, 24 JUNI 2025 | 12:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Guna mengantisipasi gejolak ekonomi global yang tidak menentu dan dapat memporak-porandakan ekonomi dalam negeri, pemerintah diminta untuk menyusun kebijakan ekonomi strategis.

Ketua DPR Puan Maharani menuturkan tahun depan ekonomi global diproyeksi masih akan dihadapkan pada situasi yang dinamis dan tidak menentu. 

Puan menambahkan konflik geopolitik, geoekonomi dan perekonomian global yang tidak kondusif akan berpengaruh pada rantai pasok ekonomi nasional. Mulai dari produktivitas ekonomi, konsumsi masyarakat, daya beli dan arus modal untuk investasi.


“Oleh karena itu pembahasan kebijakan ekonomi makro dan pokok pokok kebijakan fiskal tahun 2026 harus telah mengantisipasi hal tersebut yang dapat berdampak pada kapasitas APBN untuk menjalankan pembangunan nasional,” tegas Puan dalam rapat paripurna ke-20 masa sidang IV, Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Senayan, Selasa, 24 Juni 2025.

“KEMPPKF (Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal) tahun 2026 juga harus berisikan kebijakan berbagai perkembangan terkini,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa pembahasan RUU tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN tahun anggaran 2024 akan difokuskan pada efektivitas pencapaian dan efisiensi pelaksanaannya serta evaluasi yang harus ditindak lanjuti. 

“Untuk menyempurnakan APBN tahun tahun berikutnya DPR akan mencermati dengan seksama agar kebijakan pendapat Patan belanja dan pembiayaan dalam APBN selalu memenuhi prinsip tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya