Berita

Jemaah haji asal Indonesia di Bandara Madinah/Istimewa

Politik

Komisi VIII Pastikan Kemenlu dan Kemenag Sudah Koordinasi soal Pemulangan Jemaah Haji

SELASA, 24 JUNI 2025 | 12:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi VIII DPR RI memastikan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama telah melakukan koordinasi ketat terkait pemulangan sejumlah jemaah haji Indonesia yang saat ini belum bisa kembali ke Tanah Air lantaran terdampak penutupan Bandara King Abdul Aziz, Bandara Jeddah, dan Bandara Madinah.

Bandara-bandara di Arab Saudi itu ditutup sementara usai serangan balasan Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar, Selasa dinihari, 24 Juni 2025. Sehingga terdapat 90 ribu jemaah haji yang belum bisa diberangkatkan ke Indonesia akibat penutupan bandara tersebut.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid menuturkan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Agama melakukan koordinasi secara intens dengan otoritas Arab Saudi untuk mencari solusi untuk memulangkan jemaah haji ke Indonesia.


“Ya, kalau saya pemerintah terutama Kementerian Luar Negeri sudah melakukan koordinasi terus ya, baik negara-negara Timur Tengah menyangkut masalah jemaah haji, sekarang sudah menjadikan perhatian penuh dari pemerintah supaya tetap bisa untuk diterbangkan ke sini,” ujar Abdul Wachid kepada wartawan, Selasa, 24 Juni 2025.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini mengatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk jemaah haji Indonesia, perlu diusahakan untuk segera dilakukan evakuasi guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sekarang sudah benar-benar harus (mengevakuasi WNI), untuk segera kembali ke Tanah Air. Baik yang di Iran sendiri maupun yang di sekitar itu, di Qatar dan di tempat yang lain itu kan sekarang sudah mulai dievakuasi,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya