Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman, bersama jajaran Komisi B DPRD DKI meninjau pembangunan SPALD-T di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan/Istimewa

Nusantara

Wujudkan Kota Global, Jakarta Genjot Pembangunan Sistem Limbah Terpusat

SELASA, 24 JUNI 2025 | 11:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) menjadi salah satu proyek strategis yang tengah dibangun di Jakarta sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan perlindungan lingkungan di wilayah perkotaan. 

Proyek ini dirancang untuk mengolah air limbah rumah tangga secara terintegrasi dan modern, guna mengurangi pencemaran serta mendukung terciptanya kota yang sehat dan berkelanjutan.

Untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman, bersama Komisi B DPRD DKI meninjau pembangunan SPALD-T di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.


“Pembangunan SPALD-T ini adalah langkah besar menuju sistem sanitasi modern yang akan meningkatkan kualitas hidup warga. Sanitasi yang tertata dengan baik juga akan menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan,” ujar Ade Suherman lewat keterangan resminya, Selasa 24 Juni 2025.

Dalam kunjungan tersebut, tim DPRD menerima penjelasan teknis terkait progres pembangunan. Termasuk soal pengerjaan 13 titik manhole yang menjadi bagian penting dari jaringan sistem SPALD-T.

Ade menyampaikan, proyek ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga butuh dukungan masyarakat. Ia mengajak warga untuk ikut berperan, baik dengan bersabar selama proses pembangunan, maupun menjaga fasilitas yang nanti akan digunakan bersama.

“Proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi investasi untuk kesehatan warga dan keberlanjutan kota. Bersama kita wujudkan Jakarta yang sehat, tertata, dan berkelas dunia,” tutupnya.

Dengan hadirnya SPALD-T, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan peningkatan layanan sanitasi yang lebih andal dan ramah lingkungan, sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota global yang layak huni.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya