Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Menguat 1,8 Persen Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

SELASA, 24 JUNI 2025 | 10:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 24 Juni 2025 pagi.

Indeks tersebut dibuka pada level 6.864, naik 77 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level 6.787.

Tercatat di awal perdagangan total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 3,59 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,86 triliun dan ditransaksikan sebanyak 162.018 kali.


Sebanyak 351 saham harganya turun, 124 saham harganya naik, dan 127 saham lain harganya stagnan.

Hingga pukul 10.00 WIB, indeks terus bergerak naik 127 poin atau menguat 1,88 persen ke level 6.914. Tercatat 469 saham menguat, 150 saham turun, dan 341 lainnya stagnan.

Penguatan IHSG ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Iran dan Israel telah sepakat melakukan gencatan senjata.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menyiratkan bahwa gencatan senjata bertahap selama 24 jam akan dimulai sekitar tengah malam waktu timur AS. 

“Ini adalah akhir resmi dari konflik yang telah berlangsung hampir dua pekan,” tulis Trump, sebagaimana dikutip Associated Press.

Belum ada komentar langsung dari pihak Israel. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan tidak akan ada penghentian serangan kecuali Israel menghentikan serangannya terlebih dahulu.

“Sebagaimana Iran telah berulang kali tegaskan: Israel melancarkan perang terhadap Iran, bukan sebaliknya. Sampai saat ini, tidak ada kesepakatan mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer,” kata Araghchi dalam pernyataan resminya di X.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya