Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Permintaan Aset Safe Haven Menguat, Harga Emas Spot Naik

SELASA, 24 JUNI 2025 | 09:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik yang terus memanas antara Iran-Israel meningkatkan permintaan aset safe haven, membuat harga emas melonjak.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mempertimbangkan untuk menggulingkan pemerintah Iran. Selama akhir pekan lalu AS meluncurkan beberapa serangan rudal terhadap Iran yang menargetkan situs nuklirnya.

Emas secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset safe haven selama masa ketidakpastian.


Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot New York naik 0,4 persen menjadi 3.382,42 Dolar AS per ons, pada Senin sore 23 Juni 2025 Waktu setempat. 

Sementara harga emas berjangka AS ditutup 0,3 persen lebih tinggi menjadi 3.395 Dolar AS. 

"Harga naik sebagian karena ketidakpastian politik menyusul pemboman Iran oleh Amerika," kata Jeffrey Christian, Managing Partner CPM Group.

Investor juga menunggu data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika yang akan dirilis pekan ini.

Harga logam lainnya juga menguat. Perak di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 36,23 Dolar AS per ons. Platinum melambung 2 persen menjadi 1.290,31 Dolar AS. Paladium juga menguat 3,1 persen menjadi 1.076,50 Dolar  AS, mencapai level tertinggi sejak 11 Juni.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya