Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono/Ist

Politik

Wamenkop Gandeng Hipmi Dukung Kopdes Merah Putih

SELASA, 24 JUNI 2025 | 01:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengusaha yang tergabung dalam wadah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) didorong turun ke desa-desa untuk ikut mensosialisasikan program digitalisasi dan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia. 

Demikian disampaikan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono saat memberikan keynote speech pada acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang diselenggarakan Hipmi, di Jakarta, Senin 23 Juni 2025.

"Karena, dengan adanya Kopdes Merah Putih, desa akan menjadi tempat usaha yang baru bagi para muda-mudi yang paham akan digitalisasi," katanya.


Wamenkop menginginkan Kopdes Merah Putih didampingi para pengusaha dari Hipmi, yang lebih mempunyai pengalaman bisnis, sehingga dapat mengajari para pengurus dan pengelola koperasi. 

"Intinya, biar Kopdes/Kel Merah Putih pintar berbisnis. Setelah itu tercipta kegiatan bisnis di desa. Nah, setelah ada aktivitas bisnis, baru menyentuh digitalisasi," jelasnya.

Ferry memastikan kehadiran Kopdes Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto  akan menjadikan desa sebagai tempat yang menarik bagi anak muda untuk bekerja disana. 

"Mereka tidak harus ke kota, tapi mereka bisa bekerja di desa-desa," ucap Wamenkop.

Dia mencontohkan unit simpan pinjam, mengelola toko, logistik, pergudangan, apotik, dan sebagainya, diperlukan manajer dan pegawai. Maka, itu bisa diisi dari talenta-talenta muda yang berasal dari desanya.

"Jika satu koperasi mampu menyerap 20 orang saja, maka ada sekitar 1,6 juta orang yang akan terlibat dalam Kopdes Merah Putih. Ditambah dengan jumlah masyarakat yang akan ikut berkoperasi," tandasnya.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya