Berita

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan Teluknaga, Tangerang/Ist

Bisnis

PIK 2 Fasilitasi 1000 Nelayan Teluknaga BPJS Ketenagakerjaan

SENIN, 23 JUNI 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Nelayan di wilayah Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang kini telah dicover fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PIK 2) kepada 1.000 nelayan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bawah bendera CSR Agung Sedayu Group (ASG).

Pemberian kepesertaan program jaminan sosial itu diberikan PIK 2 sebagai tindak lanjut MoU bersama Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (DPD HMNI) Kabupaten Tangerang.


“CSR Agung Sedayu Group bersama SECI ingin terus memberi kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat. Bantuan 1.000 BPJS ini diharapkan memberikan perlindungan kepada nelayan dalam menghadapi risiko kerja serta jaminan hari tua,” kata Direktur Estate Management ASG, Restu Mahesa, Senin, 23 Juni 2025.

Hal ini menjadi wujud nyata kepedulian PIK 2 terhadap masyarakat pesisir dalam rangka pembangunan inklusif serta pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HMNI, Brata Tridarma mengapresiasi langkah ASG memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan Tanjung Pasir.

“Saya bangga dengan adanya MoU antara HMNI dan PIK 2. Kita harapkan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat nelayan ke depan,” jelas  Brata.

Hal senada juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Asisten II Bupati Tangerang, Syaifullah. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemda dan sektor swasta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami menyambut baik inisiatif ini karena sangat membantu masyarakat nelayan di pesisir utara Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya