Berita

Marc Marquez dan Valentino Rossi dalam sebuah konferensi pers/Net

Olahraga

Sisa Rivalitas Masih Terasa, Bos Ducati Ajak Marquez-Rossi Move On

SENIN, 23 JUNI 2025 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seri balapan GP Italia 2025 menjadi bukti masih kuatnya rivalitas antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Keduanya memang tak terlibat langsung dalam perseteruan kali ini. Tapi justru dilakukan oleh penonton di Sirkuit Mugello, yang memang menjadi "kandang" bagi Rossi.

Hal ini terlihat saat Marc Marquez memenangi Sprint Race MotoGP Italia. Kesuksesan Marquez ini justru disoraki oleh para penonton yang datang langsung ke Sirkuit Mugello. 

Bos Ducati, Davide Tardozzi, menyadari hal tersebut. Dia bahkan secara terbuka menegur penonton yang menyoraki Marquez setelah juara dunia delapan kali MotoGP itu memenangi Sprint Race pada Sabtu malam WIB, 21 Juni 2025.


Italia memang bukan wilayah yang ramah bagi Marquez, sejak dirinya berseteru dengan Rossi pada 2015. Kala itu Rossi menuding Marquez merusak peluangnya menjadi juara dunia. Sejak saat itu hubungan mereka terus memanas.

Bahkan pada 2018, Rossi menolak berjabat tangan dengan Marquez dalam sebuah konferensi pers. 

Hingga saat ini, hubungan keduanya belum sepenuhnya membaik. Hal ini yang dinilai memicu para penonton di Sirkuit Mugello menyoraki Marquez saat dia memenangi balapan sekalipun berseragam Ducati yang notabene adalah pabrikan Italia. 

Menurut Tardozzi, hal itu sangat tidak sportif. Karena itu dia meminta Marquez ataupun Rossi mengakhiri perseteruan. Tardozzi juga meminta para penggemar melupakan kejadian pada 2015.

"Saya rasa perilaku tidak sportif tidak lagi bisa dibenarkan jika berkaitan dengan peristiwa 10 tahun yang lalu," kata Tardozzi dalam wawancara kepada Sky seperti dikutip Crash, Senin 23 Juni 2025.

"Saatnya untuk melupakan masa lalu dan melihat ke depan, terutama bagi Marc dan Valentino agar bisa memberikan pesan positif. Kemarin, Marc membalap dengan sangat luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang berteriak 'Pecco, Pecco (finis ketiga), meskipun kami tidak menang," sambungnya.

Ditambahkan Tardozzi, bila memang tak suka kepada Marquez, penonton cukup tak bertepuk tangan, tak perlu menyoraki.

"Saya tidak ingin kembali ke insiden 10 tahun lalu, siapa yang salah, bagi saya itu 50/50. Tapi setelah semua ini, dua juara besar seperti Vale dan Marc seharusnya melihat ke depan dan saya ingin mereka berjabat tangan karena masa lalu tidak bisa diubah," tandas Tardozzi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya