Berita

Listening booth “Dengarkan Bumi” oleh MIND ID/Ist

Bisnis

MIND ID Ajak Masyarakat Dengarkan Suara Bumi

MINGGU, 22 JUNI 2025 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus menunjukkan komitmennya dalam edukasi publik seputar kelestarian lingkungan. 

Melalui pendekatan inovatif, MIND ID menghadirkan berbagai program keberlanjutan yang memberi dampak nyata bagi alam Indonesia.

Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Jakarta, MIND ID dan Anggota Grup menghadirkan listening booth “Dengarkan Bumi”, sebuah ruang refleksi berbasis audio yang mengajak pengunjung menyimak bisikan bumi dan menghayati kembali makna keberlanjutan.


Edukasi inovatif ini menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang turut hadir dan disambut oleh Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 22 Juni 2025.

“Kami percaya bahwa alam juga punya suara. Kami ingin menumbuhkan empati. Bumi bukan hanya tempat berpijak, tapi sumber kehidupan yang terus memberi tanpa henti,” ujar Maroef.

Adapun, booth ini terbagi dalam beberapa sesi audio tematik. Pengunjung diajak menyelami suara perut bumi, denting mesin tambang yang melambangkan sumbangsih mineral untuk membangun peradaban.

Kemudian, suara laut dan narasi pelestarian ekosistem bahari, termasuk penanaman mangrove dan pembangunan rumah bagi terumbu karang.

Dilanjutkan dengan suara hutan alami, hasil dari reforestasi kawasan pascatambang yang kini kembali menjadi rumah flora-fauna endemik.

Sesi paling menyentuh memperdengarkan tawa anak-anak, sebuah harapan akan masa depan yang lebih cerah.

Pengunjung juga diminta merekam suara personal mereka yang dirangkai menjadi lagu pendek, sebuah pengingat bahwa kontribusi pada bumi dapat dimulai dari suara hati dan langkah kecil yang jujur.

Pengunjung juga mendapat souvenir ramah lingkungan, seperti tatakan gelas daur ulang, goodie bag, dan tumbler, yakni simbol nyata bahwa perubahan dimulai dari kebiasaan sederhana.

“Kami akan terus konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi alam, dan kami berharap generasi masa depan kelak dapat menuai buah dari harapan yang kami tanam hari ini,” demikian Maroef.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya