Berita

Ilustrasi/Reuters

Dunia

Israel Bersumpah Tak Akan Hentikan Serangan Sampai Nuklir Iran Dilucuti

MINGGU, 22 JUNI 2025 | 01:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konflik antara Israel dengan Iran yang sudah berlangsung dalam satu pekan terakhir tampaknya bakal berlarut-larut. Pasalnya, Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangannya hingga ancaman nuklir Teheran benar-benar dilenyapkan.

Hal tersebut dikatakan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Jumat 20 Juni 2025 waktu setempat.

"Kami tidak akan berhenti (menyerang Iran)," tegas Danon seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 21 Juni 2025.


"Tidak (hentikan serangan) sampai ancaman nuklir Iran dimusnahkan, tidak sampai mesin perangnya dilucuti, dan tidak sampai rakyat kami serta rakyat Anda aman," imbuhnya.

Sejak 13 Juni lalu, konflik bersenjata antara Israel dan Iran terus membara. Sementara itu, Iran menyatakan akan terus bertahan dan membela diri dari agresi Israel.

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeeid Iravani, yang turut menghadiri rapat tersebut mengecam keras serangan Israel. Ia bahkan menyerukan agar DK PBB segera bertindak.

"Israel tampaknya menyatakan akan melanjutkan serangan ini sebanyak hari yang diperlukan. Kami sangat khawatir dengan laporan kredibel bahwa Amerika Serikat mungkin akan bergabung dalam perang ini," kata Iravani, dikutip dari AFP.

Kekhawatiran itu bukan tanpa dasar. Presiden AS Donald Trump pada hari yang sama menyatakan bahwa Iran hanya memiliki “dua minggu maksimal” untuk menghindari kemungkinan serangan udara dari Negeri Paman Sam.

Pernyataan itu dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Washington tengah mempertimbangkan keterlibatannya dalam waktu dekat.

Sementara itu di Tel Aviv, Kepala Staf Umum Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan pasukannya harus bersiap menghadapi konflik berkepanjangan.

"Kita telah memulai operasi paling rumit dalam sejarah kita untuk menyingkirkan ancaman sebesar itu terhadap musuh semacam itu. Kita harus siap untuk operasi yang berkepanjangan," kata Zamir dalam video resmi yang ditujukan kepada publik Israel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya