Berita

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, saat bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu/Istimewa

Politik

GAMKI Dukung Asta Cita Prabowo dengan Manfaatkan Lahan Produktif

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Realisasi salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu kemandirian pangan, turut didukung oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat menjelaskan, swasembada dan ketahanan pangan untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan negara menjadi program Asta Cita yang penting untuk digenjot realisasinya.

"Sebagai salah satu program Asta Cita Prabowo-Gibran, pengembangan ketahanan pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan perlu dilakukan jika Indonesia ingin menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang," ujar Sahat dalam keterangannya, Jumat, 20 Juni 2025.


Menurut Sahat, dalam pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu, GAMKI mendukung Asta Cita sebagai program yang tidak hanya berkaitan dengan sukses atau tidaknya pembangunan, tapi juga berkaitan erat dengan masa depan generasi emas Indonesia.

"Untuk dapat mencapai Indonesia Emas 2045, keberadaan generasi muda yang kompeten, unggul, dan kolaboratif sangatlah krusial. Generasi muda ini yang kita sebut sebagai generasi emas Indonesia, sehingga penanganan stunting dan penyediaan pangan bergizi perlu menjadi prioritas," tuturnya.

Karena itu, lanjut Sahat, GAMKI siap berkolaborasi dengan Polri terkait ketahanan pangan. Sebagaimana program-program unggulan Polri yaitu pangan bergizi dan pemanfaatan lahan produktif.

“Pada Rapimnas dan Rakernas di Solo beberapa waktu lalu, DPP GAMKI telah meminta para pengurus DPD dan DPC se-Indonesia untuk memanfaatkan lahan produktif dengan menanam sayur, jagung, ataupun tanaman palawija lainnya," urainya.

"Selain itu melakukan budidaya ikan, ayam, ataupun hewan ternak lainnya, serta terlibat dalam pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian," demikian Sahat.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya