Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Andai Tak Segera Diambil Alih Presiden, Bendera GAM Kembali Berkibar di Aceh

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan mengembalikan empat pulau yang sempat dialihkan ke Sumatera Utara, kembali ke Provinsi Aceh. 

Ia menilai keputusan tersebut sangat tepat dan mampu mencegah potensi konflik sosial yang lebih luas.

“Kalau polemik ini tidak segera diambil alih Presiden Prabowo, saya khawatir lapangan di Aceh makin hari makin penuh,” ujar Sudirman Said seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube, Jumat 20 Juni 2025.


Empat pulau yang dimaksud adalah Pulau Panjang, Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek, sebelumnya dialihkan status administratifnya oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sebagaimana tercantum dalam Kepmendagri Nomor 100.2.2.2-2138/2025. 

Sudirman mengatakan, suhu politik di Aceh saat itu sangat panas dan sempat membuatnya khawatir ketika melihat simbol-simbol perlawanan mulai bermunculan.

“Saya khawatir sekali kemarin, karena dulu pengibaran bendera bulan sabit itu masih ada rem. Tapi kemarin itu sepertinya orang sudah waktunya mengibarkan bendera GAM,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa di era media sosial seperti sekarang, satu insiden kecil bisa menyebar cepat dan memicu reaksi berantai di seluruh Indonesia.

“Kalau terjadi pertikaian antara masyarakat Aceh dan Sumut, satu kasus saja bisa jadi gelombang. Dulu sebelum ada medsos bisa dilokalisir, sekarang real time bisa tersebar luas,” tegasnya.

Karena itu, Sudirman menyambut baik langkah korektif Presiden Prabowo yang dianggap menyelamatkan situasi nasional.

“Kan orang bikin salah menyadari, salah terus dikoreksi, patut diapresiasi dong,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya