Berita

Pertamina NRE akuisisi 20 persen saham Citicore Renewable Energy Corporation/Ist

Bisnis

Pertamina NRE Akuisisi 20 Persen Perusahaan EBT Filipina

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 14:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan perusahaan asal Filipina, Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) menandatangani share subscription agreement atau perjanjian pengambilan bagian saham baru senilai 120 juta Dolar AS.

Kerja sama strategis ini menandai kepemilikan Pertamina NRE atas 20 persen saham CREC. Perjanjian tersebut ditandatangani CEO Pertamina NRE, John Anis dan CEO CREC, Oliver Tan disaksikan oleh PTH Direktur Utama Pertamina, Salyadi Saputra.

“Kerja sama strategis ini menjadi milestone bagi Indonesia dan Filipina," ujar CEO Pertamina NRE, John Anis dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 20 Juni 2025.


Bagi Pertamina NRE, kerja sama ini akan meningkatkan portofolio energi hijau sekaligus pertukaran pengetahuan serta teknologi untuk meningkatkan kapabilitas dalam pengembangan energi hijau.

Sementara bagi Indonesia, kerja sama ini akan saling membuka peluang lebih luas untuk investasi mempercepat pengembangan energi terbarukan sesuai dengan asta cita pemerintahan Prabowo Subianto.

Kerja sama ini juga memberikan manfaat investasi strategis, antara lain pengembangan SDM terkait Pembangunan PLTS di Indonesia; implementasi percepatan konstruksi pabrik panel surya hingga 1 megawatt peak (MWp) per hari.

Kemudian bisa mendukung pencapaian target pembangkitan listrik berbasis energi terbarukan sebesar 60 persen pada tahun 2034 sebagaimana tertuang dalam rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL) hingga meningkatnya penyerapan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Dalam kesempatan yang sama, kedua entitas menandatangani framework agreement untuk investasi energi terbarukan di Indonesia dan pengembangan kredit karbon dari proyek-proyek energi terbarukan.

Melalui kerja sama ini, keduanya sepakat melakukan penjajakan potensi pengembangan PLTS dan PLTB di Indonesia serta pengembangan dan perdagangan kredit karbon.

“Filipina tidak hanya akan mencapai targetnya, tapi juga menunjukkan dukungan secara aktif terhadap kerja sama energi dan pembangunan berkelanjutan di Asia Tenggara," tambah Deputi Menteri Energi Filipina, Mylene Capongcol.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya