Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Repro

Dunia

Putin Harap Indonesia Beri Sumbangan Besar untuk BRICS

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 19:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan harapan besarnya terhadap kehadiran Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. 

Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Constantine, Saint Petersburg, Kamis, 19 Juni 2025. 

Putin menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan membawa kontribusi berarti bagi kemajuan organisasi ekonomi dan geopolitik yang kini beranggotakan negara-negara berkembang utama dunia.


"Indonesia menjadi anggota penuh di BRICS. Dan harapan saya kepada Indonesia dapat memberikan sumbangan besar dalam kegiatan organisasi ini," kata Putin dalam sambutannya.

Putin juga menyoroti potensi besar kerja sama Rusia dan Indonesia di berbagai bidang strategis, termasuk pertanian, penjelajahan luar angkasa, energi, hingga kerja sama militer dan teknis.

“Kami sudah bertemu di Moskow sebelum inagurasi pada tahun lalu. Kami memiliki banyak peluang untuk kerja sama dan masih banyak kapasitas untuk berkembang," tambahnya.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Rusia terhadap keanggotaan penuh Indonesia di BRICS.

“Saya sangat terima kasih Rusia mendukung Indonesia menjadi anggota BRICS penuh dengan waktu yang sangat cepat," ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Ia juga menjelaskan ketidakhadirannya dalam KTT BRICS di Kazan beberapa bulan lalu, yang berlangsung hanya sehari setelah dirinya dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Sesungguhnya saya ingin langsung hadir di KTT Kazan, tapi pada saat itu saya baru dilantik satu hari dan saya harus melantik kabinet saya,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti intensitas hubungan bilateral Indonesia-Rusia yang terus meningkat, terlihat dari frekuensi pertemuan para pejabat tinggi kedua negara.

“Sesudah itu hubungan kita terus meningkat. Pejabat-pejabat senior dari Rusia datang terus. Saya sudah berjumpa dengan Wakil Perdana Menteri Manturov tahun ini, saya kira sudah di Jakarta dua kali, di Saint Petersburg satu kali. Menteri Luar Negeri saya sudah tiga kali, belum satu tahun sudah tiga kali ke Rusia,” ungkapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya