Berita

Ratusan sopir truk menggelar aksi blokir Jalan Purwodadi-Semarang, di Putat Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis siang, 19 Juni 2025/RMOLJateng.

Nusantara

Blokir Jalan Purwodadi-Semarang, Ratusan Sopir Truk Tetap Persilakan Ambulans Lewat

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan truk dari berbagai daerah melakukan aksi blokade di ruas Jalan Purwodadi–Semarang, tepatnya di wilayah Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Kamis 19 Juni 2025.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penerapan aturan Over Dimension Over Load (ODOL) yang dianggap merugikan para pengemudi dan pengusaha angkutan barang.

Pantauan RMOLJateng di lapangan, truk-truk yang tergabung dari delapan paguyuban itu memenuhi badan jalan dan memblokir arus lalu lintas sejak pagi hari. 


Meski demikian, para sopir masih memberikan ruang bagi ambulans serta sepeda motor untuk melintas, menunjukkan sisi kemanusiaan di tengah aksi mereka. 

Beberapa petugas keamanan dari Polres Grobogan terlihat berjaga untuk mengamankan situasi agar tidak terjadi bentrokan maupun gangguan keamanan.

Koordinator aksi, Purwono menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk keresahan atas pemberlakuan sanksi tegas terhadap truk yang melebihi batas dimensi dan muatan. 

“Kami tidak menolak aturan, tapi kami minta ada masa transisi dan solusi nyata. Banyak dari kami hanya sopir harian yang menggantungkan hidup dari muatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Intel Polres Grobogan, AKP Joko Susilo, membenarkan adanya aksi tersebut pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan persuasif. 

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan koordinator lapangan agar aksi ini tidak mengganggu kepentingan umum, terutama kendaraan darurat seperti ambulans. Untuk sementara, situasi masih kondusif,” tuturnya.

Diketahui, aturan ODOL merupakan kebijakan pemerintah untuk melarang kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi dan muatan yang ditetapkan. 

Hal ini tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan dengan tujuan menjaga keselamatan berlalu lintas dan melindungi infrastruktur jalan dari kerusakan dini akibat beban berlebih.

Namun dalam praktiknya, banyak sopir dan pengusaha kecil yang mengeluhkan belum siapnya sarana dan prasarana penunjang, serta dampak ekonomi dari pembatasan tersebut.

Aksi tersebut menjadi pengingat pentingnya dialog antara pemerintah dan pelaku usaha transportasi agar penerapan aturan dapat berlangsung dengan adil dan berimbang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya