Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net

Bisnis

BUMN Karya Boncos Terus, Erick Thohir Layak Ditegur Prabowo

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto atas kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir wajar dilakukan karena persoalan BUMN Karya yang terus bergantung pada Anggaran Pendapatan Negara (APBN). 

Pengamat pemerintahan Citra Institute, Efriza menuturkan, sudah tepat jika Presiden Prabowo menegur Erick Thohir di dalam forum konferensi internasional, karena mendapati BUMN Karya selalu mengandalkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membiayai proyek pembangunan infrastruktur.

"Jadi Prabowo sebagai presiden sudah menyadari hal itu, tetapi menteri yang bertanggung jawab yang sepertinya kurang peka terhadap permasalahan BUMN, bahkan arahan Presiden di (dalam) rapat," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 18 Juni 2025.


Menurutnya di tengah kondisi ekonomi dan politik yang tidak menentu sekarang ini, wajar apabila Presiden menyoroti kinerja BUMN Karya yang terlalu menghabiskan anggaran negara, namun tidak ada solusi praktis dari sang menteri.

"Sehingga yang terjadi, jika orang tidak peka, maka memberikan arahan dengan ketus di forum publik adalah jalan keluar," sambungnya menegaskan. 

Oleh karena itu, magister ilmu politik jebolan Universitas Nasional (UNAS) ini meyakini, Presiden Prabowo habis kesabaran terhadap kinerja Erick Thohir, sehingga harus membongkar persoalan BUMN Karya di Forum Konferensi Infrastruktur Internasional 2025.

"Jadi Presiden Prabowo diyakini sudah bersabar tapi tak tahan juga, akhirnya kekeselan dan kekecewaannya diungkapkapkan," tuturnya.

"Sehingga demikian, kesadaran untuk menyelamatkan BUMN karya hadir dari Presiden Prabowo, tetapi kepekaan dan aksi nyata dari Erick Thohir yang tak tampak," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya