Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama para pembantunya di Kabinet Merah Putih/Ist

Politik

Presiden Prabowo Anggap Kabinet Merah Putih Dream Team

RABU, 18 JUNI 2025 | 13:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang membantah rencana reshuffle merupakan cerminan keyakinannya terhadap potensi dan kemampuan para pembantunya di Kabinet Merah Putih.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut hal ini sebagai bentuk kepercayaan Prabowo terhadap kabinetnya yang dianggap sebagai dream team.

“Secara prinsip, ini adalah bentuk bagaimana Presiden Prabowo melihat potensi-potensi yang dimiliki oleh kabinetnya, yang dianggap sebagai dream team,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 18 Juni 2025.


Menurut Adi, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para menteri, wakil menteri, kepala badan, dan kepala lembaga setingkat menteri untuk membuktikan kinerjanya di hadapan rakyat. 

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menekankan bahwa program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat harus segera dijalankan.

“Persoalan yang kita hadapi saat ini adalah persoalan ekonomi. Maka siapa pun yang terlibat dalam tim ekonomi di sekitar presiden, tidak ada lagi cerita. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu menyelesaikan persoalan ekonomi,” tegas Adi.

Adi juga menyebut sikap Presiden Prabowo yang menegaskan tidak akan melakukan reshuffle sebagai "moment of the truth" bagi para pembantunya.

Mereka dianggap sebagai sosok-sosok terbaik yang dinilai memiliki karakter, inisiatif, serta kemampuan untuk membantu mewujudkan program-program strategis pemerintahan.

“Prabowo ingin melihat kembali para menterinya bekerja tuntas, mampu melakukan koordinasi, dan mewujudkan visi-misi yang ada,” pungkas Adi.



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya