Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi/RMOL

Dunia

Dubes Boroujerdi: Iran Bukan Gaza, Kami Mampu Membela Diri dari Israel

SELASA, 17 JUNI 2025 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Iran adalah negara yang kuat dan tidak bisa disamakan dengan Gaza dalam menghadapi agresi militer Israel.

Pernyataan itu disampaikannya dalam menanggapi berbagai pertanyaan publik mengenai kelanjutan sikap Iran terhadap Israel di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Dubes menegaskan sikap Iran untuk terus membela diri, dan mengakhiri perang jika Israel berhenti melancarkan serangan. 


“Selama Iran diserang dan agresi masih terus berlanjut, tentu kami akan melanjutkan aksi beladiri terhadap negara kami,” kata Boroujerdi dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 16 Juni 2025.

Ia menekankan bahwa posisi Iran sangat berbeda dari Gaza yang selama ini menjadi korban serangan brutal Israel tanpa kemampuan membela diri secara memadai.

“Saya berkali-kali dalam kesempatan sebelumnya menyampaikan bahwa Iran bukan merupakan Gaza yang tidak memiliki kemampuan untuk membela diri. Iran bukan Gaza yang mana rezim zionis menyebarkan kelaparan di tengah masyarakatnya, membunuh anak-anak dan kaum ibu-ibu kemudian menyerangnya. Iran bukanlah juga negara yang tidak memiliki kekuatan,” lanjutnya.

Boroujerdi menyebut Iran merupakan negara dengan kemampuan militer dan pertahanan yang kuat, serta mampu memberikan pembalasan terhadap agresi yang diterimanya.

“Kami adalah negara yang sangat kuat yang mampu memberikan pembalasan dan beladiri. Dan ini menjadi momentum yang sangat penting bagi negara-negara yang didzalimi oleh rezim zionis, khususnya bangsa Palestina di Jalur Gaza, bangsa Lebanon, dan juga berbagai negara lainnya. Ketika mereka melihat Iran dengan kekuatannya, mereka melakukan pelajaran kepada rezim zionis,” tegasnya.

Lebih lanjut Dubes Iran itu juga menjelaskan bahwa sikap tegas Iran terhadap Israel memberikan semangat dan harapan bagi negara-negara tertindas lainnya.

“Mereka senang dan gembira dan kami pun senang dan gembira. Karena pertama, kami menjaga negara kami. Kedua, karena kami menjaga kepentingan dari umat Islam, memberikan tamparan dan pelajaran kepada rezim zionis,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya