Berita

Direktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat untuk Demokrasi dan Keadilan Tobaristani/Ist

Politik

Tobaristani:

Kewenangan Bawaslu Perlu Diperkuat

SELASA, 17 JUNI 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kapasitas dan kewenangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjalankan tugasnya mengawasi jalannya pemilu perlu diperkuat. Penguatan Bawaslu ini dianggap penting untuk memastikan pemilu yang demokratis, adil, dan berkualitas.

Demikian dikatakan Direktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat untuk Demokrasi dan Keadilan Tobaristani melalui keterangan tertulisnya, Selasa 17 Juni 2025.

Tobaristani mengatakan, dalam gelaran Pemilu Serentak, Pilkada Serentak 2024 hingga Pemilihan Suara Ulang (PSU) di beberapa daerah, Bawaslu kerap mendapat sorotan tajam.


"Bahkan Bawaslu kerap disalahkan karena dianggap tidak bekerja serius mengawasi proses demokrasi.  

Tobaristani yang merupakan pegiat pemilu ini melihat wajar ada kekurangan dan kelebihan Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Kewenangan Bawaslu, kata Tobaristani, juga mesti kuat dalam mengambil keputusan.

"Kalau sekedar mengawasi repot seperti macan tak bertaring. Bawaslu diperkuat jangan diAdhockan apalagi dibubarkan. Ada pengawasan saja masih banyak kecurangan apalagi Bawaslu dibubarkan," kata Tobaristani.

Di sisi lain, Tobaristani mendorong Komisi II DPR memperhatikan kembali aturan-aturan yang terdapat dalam UU Politik dan UU Pilkada dalam upaya penguatan kelembagaan pengawas pemilu. 

Misalnya dalam memilih komisioner Bawaslu ataupun KPU, DPR  mestinya memberikan penguatan bahwa mereka bertugas bukan cuma saat pemilu saja, tapi juga memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

"Rekrutmen anggota DKPP juga harus terbuka, berkeadilan dalam memutuskan misalnya soal keputusan MK PSU Barito Utara dan sebagainya," kata Tobaristani. 

"Peran DKPP mengenai kode etik selama ini tidak efektif. Lebih baik dibubarkan saja, namun harus lewat kajian semua stakeholder," sambungnya.

Terakhir, Tobaristani mengapresiasi Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI Dr Puadi yang rajin turun ke daerah-daerah untuk memberikan arahan dan bimbingan serta kepada Bawaslu Provinsi, Kabupaten/Kota agar hajatan Pemilu Serentak, Pilkada Serentak 2024 hingga Pemilihan Suara Ulang (PSU) berjalan baik.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya