Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekspor Produk Air dan Minuman Non-alkohol Melonjak Drastis di Januari-April 2025

SENIN, 16 JUNI 2025 | 15:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai ekspor produk air dan minuman non-alkohol Indonesia mencatat lonjakan signifikan. Pada periode Januari-April 2025 tercatat mencapai 77,47 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,26 triliun.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mengatakan, angka tersebut naik drastis sebesar 73,45 persen secara year-on-year (yoy). 

Sementara itu, volume ekspor produk tersebut mencapai 143,26 ribu ton, atau tumbuh 71,16 persen yoy.


Senior Economist LPEI, Donda Sarah, dalam keterangannya di Jakarta, Senin 16 uni 2025 mengatakan, pencapaian tersebut menandai momentum di sektor minuman non-alkohol nasional di pasar global.

Ia optimis, tren pertumbuhan positif tersebut masih akan berlanjut pada beberapa tahun mendatang, yang didorong oleh permintaan yang masih kuat dari negara-negara mitra dagang. 

Kenaikan ekspor produk air dan minuman non-alkohol memang sudah terjadi sejak tahun lalu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor untuk produk dengan kode HS 2201-2202 mencapai 164,21 juta Dolar AS atau sektiar Rp2,67 triliun pada 2024.

Volume ekspor juga menunjukkan penguatan yang solid, yakni pada 2024 volume ekspor mencapai 323,55 ribu ton, meningkat 27,95 persen secara tahunan (yoy).

"Filipina menjadi pasar terbesar dengan kontribusi 23,61 persen terhadap total ekspor tahun 2024, atau setara 38,77 juta Dolar AS, diikuti oleh Vietnam (12,76 persen setara 20,96 juta Dolar AS), Singapura (9,96 persen setara 16,35 juta Dolar AS), Malaysia (8,57 persen setara 14,08 juta Dolar AS) dan Timor Leste (7,23 persen setara 11,87 juta Dolar AS)," kata Donda.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya