Berita

Bendera Iran berkibar saat api dan asap dari serangan Israel terhadap depot minyak Sharan membubung, menyusul serangan Israel terhadap Iran, di Teheran, Iran, 15 Juni 2025/Net

Global

Israel Umumkan Evakuasi untuk Warga Iran di Sekitar Fasilitas Militer

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 17:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan terus memuncak setelah militer Israel mengeluarkan peringatan resmi kepada warga Iran yang tinggal di dekat fasilitas produksi senjata di Teheran untuk segera mengevakuasi diri. 

Peringatan disampaikan menyusul gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel terhadap berbagai target militer di Iran baru-baru ini.

"Militer Israel akan menyerang lokasi-lokasi ini dan akan terus mengupas kulit ular Iran di Teheran dan di mana-mana, menargetkan kemampuan nuklir dan sistem persenjataan," tegas Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 15 Juni 2025.


Seorang juru bicara militer Israel juga menegaskan bahwa peringatan ini telah disampaikan secara langsung kepada publik Iran melalui platform media sosial X, menggunakan bahasa Arab dan Persia. 

Peringatan evakuasi mencakup semua pabrik senjata dan fasilitas pendukungnya di wilayah Iran. Israel juga menegaskan, operasi militer bertujuan untuk menghentikan potensi pengembangan senjata atom Teheran serta melumpuhkan infrastruktur rudal balistik yang bisa mengancam keamanan kawasan.

Serangan yang meletus pada 13 Juni tersebut menyebabkan kerusakan besar pada sejumlah infrastruktur penting di Teheran. 

Foto-foto beredar menunjukkan bangunan-bangunan hancur dan puing-puing berserakan di sejumlah titik, termasuk fasilitas yang diduga merupakan pusat produksi senjata.

Meskipun belum ada respons resmi terbaru dari pemerintah Iran terkait peringatan evakuasi ini, eskalasi antara kedua negara telah memicu kekhawatiran internasional atas kemungkinan konflik berskala besar yang bisa meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya