Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

RS Polri Rilis Pemeriksaan Awal Bocah yang Disiksa Orang Tua, Ada Luka Serius

SABTU, 14 JUNI 2025 | 22:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

RS Polri Kramat Jati tengah melakukan perawatan intensif anak perempuan berinisial M (7) yang diduga menjadi korban penyiksaan ayah kandungnya.

Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes dr. Erwin Zainul Hakim mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, M banyak mengalami kondisi medis serius, secara spesifik gizi buruk.

Hal ini diperkuat saat ditemukan oleh petugas Satpol PP Kebayoran Lama, badan M kurus kering, dan tulang terlihat jelas.


"Ditemukan beberapa kondisi medis serius, antara lain patah tulang pada lengan kanan, dugaan infeksi tulang, gizi buruk, anemia berat dan bekas luka bakar di area wajah," kata Erwin kepada wartawan Sabtu, 14 Juni 2025.

M pun sudah dirawat secara intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Polri Kramat Jati sejak Kamis, 12 Juni 2025.

Dengan perawatan intensif, RS Polri berkomitmen untuk merawat M hingga sembuh, di antaranya mengerahkan tim dokter yang berjumlah enam orang. 

"Upaya maksimal yang kita bisa berikan adalah sekarang dari perawatan intensif di PICU, dan kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri atas arahan pimpinan telah menyiapkan hampir 6 dokter secara berkolaborasi, untuk perawatan ini bisa maksimal,” demikian Erwin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya