Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/TASS

Dunia

Rusia Mau jadi Penengah Konflik Israel-Iran

SABTU, 14 JUNI 2025 | 09:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras serangan udara besar-besaran yang dilakukan Israel terhadap Iran baru-baru ini. 

Setelah serangan besar Israel yang menewaskan banyak orang, Putin langsung menghubungi Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Presiden Rusia menyampaikan belasungkawa kepada para pemimpin dan rakyat Iran atas banyaknya korban jiwa akibat serangan Israel," kata pernyataan resmi Kremlin, dikutip dari RT Sabtu, 14 Juni 2025.


Putin menilai aksi militer Israel melanggar Piagam PBB dan hukum internasional. Ia juga menawarkan diri untuk menjadi penengah dan membantu meredakan ketegangan antara kedua negara.

Ia menegaskan pentingnya mengakhiri konflik melalui jalur politik dan diplomasi, terutama terkait program nuklir Iran. Presiden Rusia memperingatkan bahwa eskalasi ini bisa membawa dampak buruk bagi seluruh kawasan Timur Tengah.

Serangan Israel terjadi di tengah kebuntuan dalam pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait program nuklir Teheran. Lima putaran negosiasi sebelumnya gagal membuahkan hasil. Putaran keenam dijadwalkan berlangsung di Oman pada Minggu mendatang.

Iran sendiri sudah berjanji akan membalas. Mereka menyebut serangan Israel tak mungkin terjadi tanpa restu dari Amerika.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengaku sudah tahu soal rencana serangan itu sebelumnya. Ia menyebut operasi tersebut “sangat berhasil.”

"Kami sudah beri mereka kesempatan untuk mencapai kesepakatan, tapi mereka tidak mau. Akhirnya mereka kena pukulan keras -sangat keras. Dan ini belum selesai. Masih banyak lagi yang akan datang," ujar Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya