Berita

Menko Polkam Budi Gunawan didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom saat pemusnahan dua ton narkoba/Ist

Hukum

BNN Musnahkan Dua Ton Narkoba, Budi Gunawan: Bukti Kerja Senyap

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 23:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memimpin pemusnahan dua ton narkoba hasil penangkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis 12 Juni 2025.

Adapun bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika oleh tim gabungan BNN, Bea Cukai, TNI AL, dan Polri di perairan Kepulauan Riau pada Kamis 22 Mei 2025. Barang bukti dua ton sabu itu ditemukan dalam 67 kardus yang disembunyikan di kapal KM Sea Dragon Tarawa.

Sebelumnya, TNI AL lebih dulu menggagalkan penyelundupan narkoba lebih dari dua ton sabu dan kokain.


"Pemusnahan ini merupakan bukti kerja panjang, senyap, dan berani dari seluruh tim dalam memerangi narkoba,” kata Budi Gunawan.

Budi Gunawan mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada tim gabungan BNN RI, Bea-Cukai, TNI AL dan Polri yang terlibat dalam penggagalan upaya penyelundupan sabu sebanyak dua ton ini.

”Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus menjadi killing ground bagi bandar dan jaringan narkoba,” kata Budi Gunawan.

Pemusnahan dilakukan secara berkala. Tahap awal TNI AL sudah memusnahkan barang bukti sebanyak 1.905 kilogram narkoba pada 20 Mei 2025.

Kemudian dilanjut pada 26 Mei 2025, tim gabungan mengungkap dan memusnahkan narkoba jenis sabu dengan berat lebih kurang dua ton. 

Budi Gunawan mengatakan, Desk Koordinasi Pemberantasan Narkoba yang dibentuk Pemerintah pada 4 November 2024, berhasil mengungkap 22.481 kasus dengan jumlah barang bukti mencapai Rp6,6 triliun. 

”Desk Koordinasi Pemberantasan Narkoba telah menangani lebih dari 22.481 kasus dengan 24.416 tersangka,” pungkas Budi Gunawan.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya