Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Timur Tengah Bergolak, Harga Minyak Dunia Melonjak Hampir 5 Persen

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tajam pada Rabu, 11 Juni 2025, didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kabar positif tentang perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 2,90 dolar AS atau sekitar 4,34 persen, menjadi 69,77 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 3,17 Dolar AS atau sekitar 4,88 persen menjadi 68,15 Dolar AS per barel. Ini merupakan harga tertinggi sejak awal April.

Kenaikan harga terjadi setelah muncul kabar bahwa AS bersiap mengevakuasi kedutaan besarnya di Irak, produsen minyak terbesar kedua dalam kelompok OPEC, setelah Arab Saudi. 


Seorang pejabat Amerika juga mengatakan bahwa keluarga tentara AS kemungkinan akan dipulangkan dari Bahrain di tengah bergolaknya situasi di kawasan akibat perang Gaza yang telah berlangsung 18 bulan.

“Pasar tidak memperkirakan risiko geopolitik sebesar ini,” kata Phil Flynn, analis dari Price Futures Group.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, menyatakan bahwa negaranya siap menyerang pangkalan militer AS jika perundingan nuklir gagal dan terjadi konflik.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan dia pesimistis Iran akan bersedia menghentikan program pengayaan uranium sebagai bagian dari kesepakatan nuklir baru. Ketegangan dengan Iran ini juga memperkuat prediksi bahwa pasokan minyak dari Iran akan tetap terbatas akibat sanksi.

Sementara itu, organisasi negara pengekspor minyak dan sekutunya (OPEC+) berencana menaikkan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari pada bulan Juli. Ini adalah kenaikan keempat secara berturut-turut setelah sebelumnya mereka memangkas produksi.

Namun, analis dari Capital Economics, Hamad Hussain, menyatakan bahwa permintaan minyak di negara-negara OPEC+, terutama Arab Saudi, mungkin cukup tinggi untuk menyerap tambahan pasokan ini, sehingga harga tetap tinggi.

Harga minyak juga didukung oleh kabar positif dari negosiasi dagang AS-China. Trump mengatakan China akan kembali memasok magnet dan mineral tanah jarang ke AS, dan AS akan mengizinkan mahasiswa China belajar di kampus-kampusnya. Ia menyebut kesepakatan ini tinggal menunggu persetujuan akhir dari dirinya dan Presiden China, Xi Jinping.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya