Berita

Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Ismail Cawidu/Ist

Politik

Stafsus Menag: Dinamika Penyelenggaraan Haji Tidak Ditutupi, Tapi Diselesaikan

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Ismail Cawidu mengakui ada dinamika dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Dinamika itu menurutnya tidak untuk ditutupi, tapi diselesaikan.

Operasional haji 1446 H berlangsung sejak 2 Mei 2025 ditandai kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci. Sejak itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bekerja keras untuk memberikan layanan kepada jemaah. Saat ini, operasional haji sudah memasuki tahap pemulangan jemaah ke Tanah Air.

“Haji tahun ini diwarnai sejumlah dinamika. Kita selalu fokus pada upaya penyelesaiannya. Misalnya, ada pasangan jemaah yang sempat terpisah, lalu kita upayakan agar bisa bergabung. Ada jemaah yang sempat tidak dapat tenda di Arafah, lalu ada tenda cadangan,” terang Ismail Cawidu di Makkah, dalam keterangannya yang diterima RMOL, Rabu 11 Juni 2025.


“Jadi, dinamika penyelenggaraan ibadah haji itu tidak ditutupi, tapi diselesaikan, dicarikan solusi,” sambungnya.

Tentang ada sebagian jemaah yang jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina, Ismail Cawidu juga tidak membantah. Menurutnya, sebagian jemaah memilih berjalan karena khawatir tidak dijemput hingga siang. PPIH saat itu mengintensifkan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mempercepat proses penjemputan jemaah di Muzdalifah.

“Penjemputan jemaah di Muzdalifah selesai jam 09.40 waktu Arab Saudi atau 40 menit lebih lambat dari target yang direncanakan. Ini ikhtiar maksimal yang bisa dilakukan,” paparnya.

Ditambahkan Ismail, saat ini adalah era keterbukaan. Jemaah juga bisa berbagi informasi tentang berbagai hal melalui media sosialnya. Karena itu, tidak ada yang bisa dilakukan untuk menutup-nutupi.

“Jadi fokus kami adalah mencari solusi dan penyelesaian pada setiap dinamika yang berkembang,” tandasnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak mengkritik pelaksanaan ibadah haji tahun ini. 

Lewat akun media sosialnya, Dahnil mengatakan, masih banyak ditemukan kesemrawutan dan ketidakberesan di lapangan yang dirasakan langsung oleh jemaah, pengawas, dan publik.

Ia juga menyinggung upaya menutupi fakta dengan narasi seolah-olah semua berjalan baik. Menurutnya, hal itu justru merupakan bentuk kebohongan. 

"Tidak ada gunanya mati-matian menutupi fakta kesemrawutan. Itu bukan watak kepemimpinan Pak Prabowo," tegas Dahnil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya