Berita

Kedubes AS di Irak/Reuters

Dunia

Negosiasi Nuklir Iran-AS Berpotensi Konflik, AS Mulai Evakuasi Stafnya dari Timur Tengah

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersiap mengevakuasi personelnya dari wilayah Timur Tengah di tengah tanda-tanda tersendatnya diplomasi nuklir antara AS dan Iran yang berpotensi berakhir menjadi konflik.

Seorang pejabat dari Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa Washington mulai menarik staf diplomatiknya dari Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak.

“Presiden Trump berkomitmen menjaga keselamatan warga Amerika, baik di dalam maupun di luar negeri. Karena itu, kami terus menyesuaikan jumlah staf di semua kedutaan besar kami,” ujar pejabat tersebut, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis, 12 Juni 2025.


Sebelumnya, Presiden Donald Trump juga mengatakan bahwa Timur Tengah saat ini menjadi wilayah berbahaya bagi tentara dan personel AS. Ia menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Meskipun belum jelas ancaman keamanan apa yang mendorong keputusan evakuasi ini, empat sumber dari AS dan dua dari Irak menyebut bahwa laporan tersebut menyebabkan harga minyak naik hampir 5 persen.

Selain Irak, Departemen Luar Negeri AS juga telah mengizinkan staf dan keluarganya di Bahrain dan Kuwait untuk pulang secara sukarela.

Keputusan ini diambil di tengah situasi yang semakin tidak pasti di kawasan. Upaya Trump untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran soal nuklir tampaknya gagal. Sementara itu, intelijen AS menyebut bahwa Israel sedang bersiap menyerang fasilitas nuklir milik Iran.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya