Berita

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana/Ist

Pertahanan

TNI AD Tampilkan Inovasi Tempur di Indo Defence 2025

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 05:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Indo Defence 2025 Expo & Forum bukan sekadar ajang pamer teknologi pertahanan, tetapi juga wujud dari komitmen dalam membangun kemandirian industri pertahanan nasional, serta menjawab langsung kebutuhan masyarakat melalui inovasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Demikian pesan yang disampaikan Mabes TNI Angkatan Darat dalam menyambut Indo Defence 2025 di di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, TNI AD kembali berpartisipasi aktif dalam ajang yang digelar Kementerian Pertahanan RI dan diikuti oleh 1.180 peserta dari 42 negara ini.


“Partisipasi TNI AD kali ini menampilkan sejumlah riset dan inovasi dalam negeri yang masing–masing dikembangkan oleh satuan–satuan TNI AD,” kata Wahyu dalam konferensi pers yang digelar di JIExpo Kemayoran, Rabu, 11 Juni 2025.

Dalam gelaran Indo Defence, TNI AD menghadirkan dua zona utama dalam pameran ini. Yakni stand indoor dan stand outdoor yang menampilkan beragam prototipe hasil litbanghan (penelitian dan pengembangan pertahanan) dari berbagai satuan.

Untuk area indoor, diisi sejumlah inovasi tempur seperti Rifle Perimeter Management System (RPMS) yang mampu mendeteksi arah dan sumber tembakan musuh, Body Armour and Vest untuk personel Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) yang dirancang menghadapi ledakan dan tembakan ringan, serta Aplikasi Simulasi Holometrik, sebuah alat bantu berbasis digital untuk mendukung pengambilan keputusan dalam operasi militer.

TNI AD juga menampilkan Integrated Personal Protection (IPP) Set Gunung dan Hutan untuk mendukung operasi di medan ekstrem, serta Sistem Translasi MBT Leopard, sebuah inovasi yang berfungsi untuk mempermudah operasionalisasi Tank Leopard dengan sistem terjemahan digital dari bahasa Jerman ke bahasa Indonesia.

Sementara untuk area outdoor, TNI AD menonjolkan kemampuan deteksi dan perlindungan wilayah melalui prototipe Senjata Anti Drone berbasis Guided Earth Missile (GEM) serta Sistem Peninjauan Berbasis Pesawat Tanpa Awak (PPTA) yang digunakan untuk misi intelijen dan pemantauan.

TNI AD juga menampilkan pompa hidram untuk wilayah sulit air, alat pembakar sampah (incinerator) ramah lingkungan, serta Ponton Distrailer, alat pengurai sampah dan gulma untuk menjaga ekosistem sungai dan danau.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam memperkuat kerja sama di kawasan dan selanjutnya memperkuat antar negara dan angkatan bersenjata secara khusus yang akan membahas tentang latihan bersama, transfer of technology, isu yang berkaitan dengan pertahanan,” pungkas Wahyu.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya