Berita

RCWS Respati dipamerkan dalam ajang Indo Defence 2025 Expo & Forum/Ist

Pertahanan

Respati Perkuat Kemandirian Pertahanan Lewat RCWS di Indo Defence 2025

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 01:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indo Defence 2025 Expo & Forum di Jakarta International Expo, Kemayoran menjadi ajang bagi industri pertahanan dalam negeri unjuk gigi.

Salah satunya PT Respati Solusi Rekatama melalui produk sistem senjata Remote Controlled Weapon Station (RCWS) yang dipamerkan selama 11-14 Juni 2025. RCWS juga sudah mulai digunakan Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya satuan TNI AD.

"Melalui produk ini kami ingin membuktikan bahwa Indonesia bisa. Pameran Indo Defence ini bagian dari tanggung jawab kami menyampaikan hasil kerja keras semua pihak di belakang layar," kata Dirut PT Respati Solusi Rekatama, Dhita Yudhistira, Rabu, 11 Juni 2025.


Keterlibatan Respati di Indo Defence 2025 juga menjadi momentum memperluas jejaring kolaborasi strategis, baik dengan BUMN industri pertahanan, mitra swasta nasional, maupun pelaku industri global.

RCWS merupakan sistem senjata yang dikendalikan dari jarak jauh dan telah mencapai TKDN 58,3 persen.

Komut PT Respati Solusi Rekatama, Sandi Rahmat Mandela menambahkan, pihaknya tidak hanya sekadar menciptakan produk untuk bersaing semata, melainkan membangun fondasi kedaulatan.

"TKDN 58,32 persen bukan sekadar data administratif, ini adalah representasi dari dedikasi kami terhadap penguatan kapasitas teknologi bangsa, ekonomi lokal, dan masa depan sistem pertahanan Indonesia yang mandiri," jelas Sandi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya