Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq/Istimewa

Politik

Tak Perlu Pansus, Persoalan Haji Bakal Diakomodir Melalui Revisi UU Haji

RABU, 11 JUNI 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki penyelenggaraan ibadah haji 2024 dinilai tak perlu. Sejumlah catatan buruk atas pelaksanaan ibadah haji tahun ini bakal diakomodir dalam revisi Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji (RUU Haji).

“Catatannya diakomodir (di revisi UU Haji),” ujar anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Juni 2025. 

Di sisi lain, Maman menduga bahwa pelaksanaan haji tahun ini tidak akan terjadi persoalan. Mengingat evaluasi demi evaluasi dari tahun sebelumnya telah dilakukan.


“Kenapa? Arab Saudi-nya itu mengosongkan Mekkah itu lebih cepat satu bulan daripada tahun yang lama. Jadi memang udah prepare banget,” kata Legislator PKB ini. 

Selain itu, lanjut Maman, pemerintah juga sudah mempersiapkan berbagai hal. Mulai dari petugas haji yang diseleksi secara ketat hingga memitigasi hal-hal yang akan menimbulkan persoalan. 

“Tapi ternyata dinamikanya muncul di soal syarikahnya,” tutur Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB ini. 

Atas dasar itu, Maman menilai tak perlu pembentukan Pansus Haji 2025. Sejumlah catatan itu cukup diakomodir dalam pembahasan revisi UU Haji. Mengingat, Arab Saudi sudah memperbarui sistem pelaksanaan haji. 

“Jadi, menurut saya tidak perlu Pansus. Yang perlu semua catatan ini menjadi catatan penting kita soal adaptasi dengan penyelenggara haji, yaitu Arab Saudi. Itu yang harus dipahami,” jelasnya. 
 
“Kita selalu menganggap ah Arab gampang berubah. Hari ini Arab memiliki kepastian sistem haji yang lebih modern, transparan, profesional, dan lain sebagainya,” demikian Maman.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya