Berita

Ilustrasi logo PKS/Istimewa

Politik

PKS Mendayung di Antara Prabowo dan Anies

RABU, 11 JUNI 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai sedang memainkan politik dua arah dengan tetap mendukung Presiden Prabowo Subianto, sembari menjaga kedekatan dengan Anies Baswedan, tokoh yang mereka usung pada Pilpres 2024.

Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf menyatakan, pihaknya akan segera menemui Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen terhadap pemerintahan. Di saat yang sama, ia juga menegaskan pentingnya silaturahmi politik dengan Anies Baswedan.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai langkah PKS ini sebagai upaya strategis untuk menjaga keseimbangan antara loyalitas terhadap pemerintahan dan tetap mempertahankan basis pemilih yang selama ini dekat dengan Anies.


“Secara politik, PKS ingin terus bersama Prabowo, tapi pada saat yang sama, mereka juga ingin menunjukkan hubungan baik dengan Anies Baswedan. Ini untuk menjaga agar simpatisan Anies tidak hijrah ke partai lain,” ujar Adi lewat kanal YouTube pribadinya, Rabu 11 Juni 2025.

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, hubungan PKS dan Anies sudah terjalin lama, terutama sejak keberhasilan politik mereka di Jakarta. 

Meski sempat memanas akibat dinamika pencalonan Pilkada Jakarta 2024, PKS tampaknya tidak ingin hubungan itu benar-benar putus.

Langkah ini dinilai Adi sebagai upaya PKS menjaga keseimbangan politik nasional sekaligus memperkuat konsolidasi internal menjelang agenda politik ke depan.

"PKS sepertinya ingin mendayung di antara Prabowo dengan Anies Baswedan," pungkas analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya