Berita

Presiden Prabowo Subianto membuka Indo Defence 2025 di Jakarta International Expo (JiExpo) Kemayoran, Rabu pagi ini, 11 Juni 2025/Repro

Politik

Buka Indo Defence 2025, Prabowo Tegaskan Pentingnya Pertahanan Bangsa

RABU, 11 JUNI 2025 | 11:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto, secara resmi membuka pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, Indo Defence 2025, yang digelar di Jakarta International Expo (JiExpo) Kemayoran, Rabu pagi ini, 11 Juni 2025.

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB, menaiki kendaraan taktis Maung putih. Kedatangannya disambut dengan pasukan jajar kehormatan dan barisan murid sekolah dasar yang membawa semangat nasionalisme. 

Presiden turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan serta Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menuju panggung acara.


Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama seluruh tamu undangan, Presiden Prabowo duduk di tempat yang telah disediakan, bersebelahan dengan Menhan dan Menkopolkam. 

Hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala PCO Hasan Nasbi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Jenderal TNI AD Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Dalam pidatonya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Indo Defence 2025 mengusung tema "Defence Partnership for Global Peace and Stability", yang berlangsung selama 11?"14 Juni 2025.

“Pameran ini diikuti oleh 1.180 peserta eksibisi, dengan konfirmasi kehadiran dari 42 negara sahabat, meliputi 659 perusahaan asing dan 521 produsen dalam negeri,” ungkap Sjafrie.

Beberapa alat utama sistem pertahanan (alutsista) unggulan yang dipamerkan meliputi Sukhoi Su-57 dari Rusia, sistem radar dari Turki, dan pesawat tempur Rafale dari Prancis. Selain itu, sejumlah produk non-alutsista juga turut dipamerkan.

Menhan RI melaporkan kepada Prabowo bahwa banyak produksi pertahanan yang kini mulai diawaki oleh putra-putri bangsa dengan semangat nasional teknokrat Indonesia. 

"Ini menandai era kebangkitan generasi teknokrat modern Indonesia,” tegas Sjafrie.

Sementara itu, dalam pidatonya Presiden RI menekankan pentingnya pertahanan sebagai pilar utama menjaga kedaulatan dan kesejahteraan bangsa.

“Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan dan kesejahteraan. Sejarah mengajarkan kita, ratusan tahun bangsa kita dijajah, kekayaan kita dirampas, budaya dan politik kita dihancurkan,” tegas Prabowo.

Ia merujuk pada hasil riset terbaru yang menyebut bahwa selama masa penjajahan, Belanda telah mengambil kekayaan Indonesia setara 31 triliun dolar AS atau sekitar 18 kali GDP Indonesia saat ini.

Menurutnya jikalau saat ini Indonesia mampu melindungi harta kekayaan mereka dari pihak luar, tidak menutup kemungkinan GDP negara ini bisa menjadi yang tertinggi di dunia. 

“Kalau kita sekarang bisa menjaga kekayaan kita, mungkin GDP per kapita kita bisa jadi salah satu yang tertinggi di dunia. Dan hampir semua lembaga ekonomi global telah meramalkan potensi besar ekonomi Indonesia,” kata Presiden penuh optimisme.

Prabowo menekankan pentingnya berinvestasi untuk pertahanan negara guna menjaga kedaulatan dan kekayaan alam tidak dirampas pihak asing. 

"Bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas, biasanya kemerdekaannya dirampas. Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak," tegasnya. 

Setelah memberikan pidato, Prabowo bersama Menhan dan Menkopolkam membuka pameran secara resmi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, membuka Indo Defence 2025," ucap Prabowo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya