Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 10 Juni 2025/RMOL

Politik

Bahlil Bantah Kapal Pengangkut Nikel JKW-Dewi Iriana Terkait Keluarga Jokowi

SELASA, 10 JUNI 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menepis kabar yang mengaitkan kapal tongkang pengangkut nikel di Raja Ampat dengan keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. 

Isu tersebut mencuat setelah nama dua kapal, yakni JKW dan Dewi Iriana, ramai dibicarakan di media sosial dan dianggap merujuk pada inisial nama Jokowi dan istrinya, Iriana.

Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 10 Juni 2025, Bahlil menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak berdasar. Dia menambahkan bahwa izin operasi kapal sudah ada sebelum Presiden ke-7 RI itu memimpin.


"Itu enggak ada itu, gimana itu. Itu izin-izinnya keluar jauh sebelum pemerintahan Pak Jokowi," tegas Bahlil kepada wartawan.

Spekulasi warganet bermula dari kemunculan dua kapal bernama JKW Mahakam dan Dewi Iriana yang disebut-sebut mengangkut bijih nikel dari wilayah Raja Ampat. 

Nama kapal yang mirip dengan Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo membuat nama "Iriana" sempat menempati jajaran trending topic di platform X (dulu Twitter) pada Senin malam, 9 Juni 2025.

Namun nama JKW merupakan singkatan dari Jasa Konstruksi Wisma, bukan merujuk pada nama Jokowi. Sementara Dewi Iriana adalah nama kapal jenis barge yang biasa digunakan untuk mengangkut barang atau kargo dalam jumlah besar.

Data dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan (Ditkapel Kemenhub) mencatat bahwa kapal-kapal tersebut dimiliki oleh sejumlah perusahaan pelayaran, antara lain PT Pelita Samudera Sreeya (PSS), anak usaha dari PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI). 

Selain itu, ada pula perusahaan seperti PT Permata Lintas Abadi, PT Sinar Pasifik Lestari, dan PT Glory Ocean Lines yang memiliki kapal dengan nama serupa.

Sejauh ini, belum ada bukti bahwa kapal-kapal tersebut terkait dengan keluarga Joko Widodo, apalagi membuktikan keterlibatan mereka dalam pengangkutan nikel dari Raja Ampat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya