Berita

Proses evakuasi 15 pendaki di Gunung Lawu, Karanganyar/Ist

Nusantara

15 Santri Rumah Qur’an Dievakuasi dari Gunung Lawu

Sempat Hilang Kontak
SELASA, 10 JUNI 2025 | 03:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 15 pendaki santri dari Rumah Qur’an Gratis Karanganyar, Jawa Tengah, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari Gunung Lawu melalui Jalur Babar setelah sempat hilang kontak. 

Pengajar Rumah Al-Qur’an Ibadurrahman mengatakan, evakuasi dilakukan pada Senin dini hari, 9 Juni 2025 usai menerima laporan darurat pada Minggu 8 Juni 2025.

“Alhamdulillah, seluruh santri sudah kembali ke pondok dalam kondisi selamat meski ada yang mengalami cedera dan gejala hipotermia ringan,” kata Ibadurrahman dikutip dari RMOLJateng.


Ibadurrahman mengatakan, rombongan awal berjumlah 19 orang, dengan empat orang sudah turun lebih awal akibat cedera. 

"Sementara itu, 15 orang lainnya terpecah menjadi tiga kelompok saat perjalanan turun," kata Ibadurrahman.

Kelompok pertama tiba di Pos Babar (Gong Perdamaian) pukul 01.00 WIB. Kelompok ke dua tiba sekitar pukul 01.15 WIB. Sementara kelompok ke tiga tiba sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans relawan

Nama-nama pendaki yang dievakuasi adalah: Zahra, Ocha, Icha, Juwairiyah, Rizki, Hafidz, Nopal, Olid, Umair, Usamah, Zaki, Abdul, Pak Tibi, Abu Usamah, dan Ustadz Irfan.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain, satu santri putra mengalami panas menggigil (gejala hipotermia ringan) dan satu santri putri mengalami cedera kaki. 

"Jalur yang licin, salah estimasi waktu turun, serta cuaca hujan dan kabut menambah tantangan evakuasi," kata  Ibadurrahman. 

Evakuasi ini melibatkan relawan dari Anggrasmanis dan Relawan Gentar, menggunakan satu mobil ambulans relawan, satu minibus, dan satu sepeda motor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya