Berita

Ketua Umum Perpamsi, Arief Wisnu Cahyono (tengah)/Istimewa

Politik

Gelar IWWEF 2025, Perpamsi Dukung Asta Cita Prabowo Wujudkan Swasembada Air

SENIN, 09 JUNI 2025 | 15:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) kembali menggelar International Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) pada 11–13 Juni 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). 

Untuk kali ini, ajang dua tahunan tersebut mengangkat tema “Transformasi Air Minum Menuju Swasembada Air” sebagai respons atas rendahnya cakupan layanan air minum perpipaan di Indonesia.

Berdasarkan data UNICEF pada 2023, cakupan layanan air minum perpipaan di Indonesia baru mencapai 19,47 persen. Angka ini jauh tertinggal dari negara-negara ASEAN seperti Myanmar (27 persen), Kamboja (25 persen), dan Timor Leste (58 persen). Sementara itu, Singapura dan Brunei sudah mencapai 100 persen, Malaysia 95 persen, dan Thailand 71 persen.


Tak hanya air minum, capaian sanitasi aman terpusat pun masih rendah. Dari target 15 persen pada 2024, realisasi baru 10,16 persen.

Menjawab tantangan tersebut, Ketua Umum Perpamsi, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius dalam Asta Cita yaitu mencapai Swasembada Air pada 2029, dengan peningkatan cakupan layanan air minum perpipaan hingga 40 persen.

"IWWEF 2025 menjadi bagian dari strategi besar ini," kata Wisnu saat jumpa pers di kawasan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Senin 9 Juni 2025.

Forum tersebut tidak hanya menyuguhkan pameran teknologi air dan sanitasi, tetapi juga konferensi internasional, sesi dialog lintas sektor, serta kegiatan kepemudaan.

Acara pembukaan rencananya akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, bersamaan dengan International Conference on Infrastructure (ICI).

Sejumlah tokoh kabinet dijadwalkan hadir sebagai pembicara utama. Di antaranya Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PUPR Dody Hanggodo, dan Wamen PUPR Diana Kusumastuti. Hadir pula Utusan Khusus PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.

Pameran IWWEF 2025 akan diikuti lebih dari 80 perusahaan dan institusi dari dalam dan luar negeri. Salah satu sorotan utama adalah penandatanganan MoU pembiayaan antara PT SMI dan Perumda Air Minum Kota Bogor serta Surabaya senilai Rp330,4 miliar.

Konferensi ini juga menghadirkan pembicara dari World Bank, Aguas de Portugal, serta operator layanan air dari negara-negara ASEAN. Kegiatan pendukung seperti lomba cerdas cermat pelajar dan workshop media sosial juga digelar untuk melibatkan generasi muda.

Sebagai Ketua Harian Southeast Asia Water Utility Network (SEAWUN), Perpamsi juga akan menggelar forum regional bersama asosiasi air dari Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Laos. Forum ini bertujuan memperkuat kolaborasi kawasan dalam pengelolaan air minum dan air limbah.

Perpamsi saat ini menaungi 445 perusahaan air minum di seluruh Indonesia dan terus mendorong penguatan layanan air yang inklusif dan berkelanjutan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya