Berita

Pertemuan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Net

Politik

Tidak Lama Lagi PDIP Gabung ke Pemerintahan Prabowo

SENIN, 09 JUNI 2025 | 14:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Demi keutuhan dan persatuan bangsa, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini akan segera bergabung ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, pertemuan Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, merupakan lampu hijau bagi partai banteng untuk bergabung ke pemerintahan Prabowo.

"Kalau tidak ditemui baru lampu merah. Ini ditemui, ngeteh bareng, artinya karpet merah bagi PDIP untuk bergabung dengan pemerintahan Prabowo," kata Saiful kepada RMOL, Senin, 9 Juni 2025.


Dalam pengamatan Saiful, Megawati tampak riang gembira ketika bertemu dengan Dasco. Untuk itu, sangat mungkin bagi PDIP untuk segera bergabung dengan pemerintahan Prabowo.

"Baik Prabowo maupun Megawati sama-sama dibutuhkan dan membutuhkan keduanya. Sehingga tidak ada lagi sekat-sekat di antara keduanya, terlebih lagi hubungan antara Prabowo dan Megawati telah lama terjalin baik sejak lama, tidak mungkin akan mudah terpecahkan hanya karena perbedaan politik keduanya," terang Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, keutuhan dan persatuan Indonesia merupakan hal lebih penting daripada persoalan perbedaan politik semata.

"Saya lihat, tidak akan lama lagi Megawati dan PDIP akan menyatu dan bergabung dengan koalisi pemerintahan Prabowo. Tidak mungkin dari raut muka dan penerimaan Mega melalui Dasco akan sia-sia, pasti ada arah dan jalan bagi PDIP untuk bergabung bersama-sama dengan pemerintahan Prabowo," pungkas Saiful.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya