Berita

Bursa saham Jepang (TYO)/Wikipedia

Bisnis

Ekspor Elektronik Meningkat, Bursa Jepang Menguat

SENIN, 09 JUNI 2025 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Jepang (TYO)  menguat di Senin pagi, 9 Juni 2025, didorong oleh pertumbuhan data tenaga kerja dan upah Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan serta nilai Yen yang lebih lemah terhadap Dolar AS.

Indeks Nikkei 225 melonjak 0,9 persen menjadi di atas 38.000. 

Sektor terkait ekspor seperti elektronik, mobil, pengiriman dan material, termasuk kaca, keramik dan logam non-ferrous, berkontribusi terhadap kenaikan tersebut. 


Saham keuangan seperti perbankan dan asuransi juga naik, didukung oleh kenaikan suku bunga AS. Saham farmasi diperdagangkan lebih tinggi.

Indeks Topix yang lebih luas naik 0,7 persen menjadi 2.788, dengan saham Jepang naik untuk sesi kedua berturut-turut, didorong oleh optimisme yang kembali terkait hubungan perdagangan AS-China. 

Sentimen pasar membaik setelah laporan bahwa Beijing memberikan persetujuan sementara untuk ekspor logam tanah jarang dan Boeing berbasis AS melanjutkan pengiriman pesawat jet komersial ke China, menandakan potensi pelonggaran ketegangan perdagangan. 

Saham teknologi memimpin reli, dengan kenaikan signifikan dari Advantest sebesar 4,5 persen, Lasertec 3,5 persen, dan Disco 1,4 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya