Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Mantan Panglima TNI: Presiden Saya Purnawirawan!

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 11:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menanggapi usulan forum purnawirawan prajurit TNI yang mendesak Gibran Rakabuming Raka diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Presiden.

Gatot menyebut, kecintaan para purnawirawan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai dasar landasan utama mereka bersuara.

“Beliau-beliau ini kan senior saya yang gila semuanya. Gila sangat mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya lewat kanal YouTube Refly Harun, Minggu 8 Juni 2025.


Menurutnya, kekhawatiran para purnawirawan terhadap kondisi negara saat ini mendorong mereka menyampaikan pandangan. Ia menegaskan hal itu bukan bentuk tekanan atau upaya menggulingkan pemerintahan.

Gatot sendiri mengaku tidak ikut menandatangani surat tersebut karena sedang menghadiri acara pernikahan temannya. Namun, ia menilai penyampaian pendapat semacam itu sah dalam sistem demokrasi.

Gatot lantas mengecam pihak-pihak yang menghina purnawirawan TNI dengan menyebut mereka "bau tanah" atau menuduh ingin kudeta.

“Jika ada pihak yang membantah silakan, tapi jangan menghina perorangan dong. Apalagi menghina purnawirawan, presiden Saya purnawirawan loh," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya