Berita

Ilustrasi/Kementerian PU

Bisnis

Pemerintah Genjot Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Nilai Investasinya Tembus Rp14 Triliun

SABTU, 07 JUNI 2025 | 14:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah mempercepat pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dengan nilai investasi jumbo mencapai Rp14,26 triliun.

Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan penyelesaian bertahap mulai kuartal IV tahun 2025 dan rampung secara keseluruhan pada 2027.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kehadiran Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di wilayah segitiga emas Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang). 


"Jalan tol ini akan mempercepat mobilitas dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Selain itu, dengan akses yang lebih mudah ke Borobudur dan berbagai destinasi wisata lainnya, kita berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," kata Dody dalam keterangannya, dikutip Sabtu 7 Juni 2025.

Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar menjelaskan, tol sepanjang 75,12 km itu digarap oleh PT Jasamarga Jogja Bawen selaku BUJT. Dari total nilai investasi tersebut, sebesar Rp10,65 triliun dialokasikan untuk biaya konstruksi.

Tol ini akan menghubungkan dua provinsi, yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta menjadi bagian penting dari jaringan Tol Trans Jawa yang mengintegrasikan ruas Semarang–Solo dan Solo–Yogyakarta hingga ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), dengan ruas tol terbagi dalam enam seksi.

"Ruas yang sudah dalam tahap konstruksi yaitu Seksi 1 ditargetkan selesai kuartal II tahun 2026 dan Seksi 6 ditargetkan selesai kuartal IV tahun 2025. Untuk ruas lainnya juga akan kita percepat pembebasan lahannya agar bisa segera mulai konstruksinya, dan diharapkan bisa tuntas pada tahun 2027-2028," tuturnya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menambahkan bahwa percepatan proyek ini butuh dukungan semua pihak, terutama dari DPR RI dan pemerintah daerah.

"Kami mohon dukungan, khususnya dari rekan-rekan Komisi V DPR RI dan pemerintah daerah, agar pembangunan tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tandasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya